Episode Details

Back to Episodes
12 Oktober 2026 - Berjuang Mempertahankan Iman | Yudas 1

12 Oktober 2026 - Berjuang Mempertahankan Iman | Yudas 1

Published 1 week, 2 days ago
Description

Berjuang Mempertahankan Iman

Senin, 12 Oktober 2026


Bacaan Alkitab hari ini:

Yudas 1


Yudas, penulis surat yang merupakan bacaan Alkitab hari ini, memperkenalkan dirinya sebagai hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus (1:1). Menurut tradisi, diyakini bahwa Yudas dan Yakobus adalah saudara (adik) tiri Yesus Kristus (Markus 6:3). Mereka semua dilahirkan dari rahim Maria. Akan tetapi, Yesus Kristus dikandung karena pekerjaan Roh Kudus yang tentu saja tidak bisa kita pahami prosesnya dengan nalar kita, sedangkan Yudas dan Yakobus dikandung secara normal dari hubungan Maria dan Yusuf. Saat Yesus Kristus masih melayani dengan wujud fisik sebagai Manusia, Yudas dan Yakobus tidak memercayai Yesus Kristus. Akan tetapi, sesudah Kristus wafat di kayu salib, mereka berdua dan menjadi percaya, bahkan mereka menjadi pemimpin-pemimpin gereja yang setia. Pengalaman masa lalu membuat mereka amat bersemangat menjaga iman orang-orang percaya agar tidak disesatkan oleh para pengajar sesat. Salam di awal surat ini memperlihatkan bahwa Yudas mendoakan agar orang-orang percaya itu melimpah dalam rahmat, damai sejahtera, dan kasih (1:2).


Rahmat atau belas kasihan Allah itu penting untuk dipahami secara utuh. Allah berbelaskasihan kepada orang berdosa, tetapi hal itu tidak berarti bahwa Allah tidak mempersoalkan masalah dosa. Para pengajar palsu memelesetkan anugerah Allah dan mempraktikkan serta mengajarkan bahwa anugerah Allah membuat mereka bebas melampiaskan hawa nafsu tanpa merasa perlu takut terhadap hukuman Allah, padahal anugerah Allah seharusnya membuat mereka berusaha menjauhi dosa. Ajaran kasih dalam kekristenan bukan ajaran untuk mengumbar hawa nafsu dengan kedok kasih! Pada masa itu, sama seperti pada zaman Sodom dan Gomora (Kejadian 19), para pengajar sesat menganggap tubuh itu tidak penting, sehingga seks bebas, bahkan hubungan homoseksual diizinkan. Perilaku seks menyimpang di kota Sodom dan Gomora telah mengundang hukuman api kekal sebagai peringatan kepada semua orang, bukan hanya pada masa Perjanjian Lama, tetapi juga pada masa Perjanjian Baru, bahkan menjadi peringatan bagi kita saat ini! Mengikuti ajaran para guru palsu sama seperti mengikuti jalan yang ditempuh Kain yang tidak mengindahkan kehendak Allah. Mengikuti ajaran para guru palsu juga seperti mengikuti jebakan kesesatan Bileam yang membuat umat Allah meninggalkan penyembahan kepada Allah yang benar. Penulis Surat Yudas mengingatkan bahwa Tuhan akan datang bersama dengan beribu-ribu malakat kudus-Nya untuk menghukum orang-orang berdosa yang tidak peduli terhadap kehendak Allah. Apakah Anda sudah mewaspadai berbagai ajaran sesat yang berusaha menyelewengkan iman Anda? [GI Purnama]

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us