Episode Details
Back to Episodes
Kabinet Prabowo Makin Gemuk, Bagaimana Dampaknya bagi Birokrasi?
Description
Langkah reshuffle kabinet ketujuh yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 merupakan kombinasi taktis antara strategi memperkuat kekuasaan eksekutif sekaligus instrumen kompromi politik untuk menjaga stabilitas koalisi.
Perombakan besar yang melibatkan pelantikan 18 pejabat baru, termasuk pembentukan nomenklatur baru seperti Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang dijabat oleh Bahlil Lahadalia, menjadi dinamika konsolidasi kekuasaan yang sangat intens, menjelang dua tahun masa pemerintahan. Bagaimana mencermati Tubuh Kabinet Prabowo yang semakin Gemuk, dan fenomena bongkar-pasang Kabinet Pemerintahan Prabowo yang terlalu sering, terhadap kesinambungan kerja birokrasi di tingkat kementerian/lembaga ? Dosen Ilmu Politik Pemerintahan dan Pengamat Politik Univ. Jenderal Achmad Yani - Arlan Siddha, S.IP., MA ,