Episode Details
Back to Episodes
Unearthing History: Rizky's Quest for Family Secrets
Published 2 hours ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Unearthing History: Rizky's Quest for Family Secrets
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-09-16-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Pagi itu, matahari bersinar cerah di rumah tradisional keluarga Rizky di Yogyakarta.
En: That morning, the sun shone brightly on the traditional home of keluarga Rizky in Yogyakarta.
Id: Rumah joglo yang megah itu terbuat dari kayu jati dengan pintu yang diukir dengan rumit, dikelilingi oleh taman yang hijau dan menyejukkan.
En: The grand joglo house was made of teak wood with intricately carved doors, surrounded by a refreshing and lush garden.
Id: Semilir angin kering musim kemarau mengusap lembut pohon-pohon besar di halaman.
En: A gentle breeze of the dry season softly caressed the large trees in the yard.
Id: Rizky, anak yang penuh rasa ingin tahu, berjalan menuju rak buku tua di ruang tengah.
En: Rizky, a child full of curiosity, walked towards the old bookshelf in the living room.
Id: Dia ingin mencari tahu lebih banyak tentang leluhurnya.
En: He wanted to learn more about his ancestors.
Id: Saraswati Day tengah dirayakan, dan itu mengingatkannya akan pentingnya pengetahuan.
En: Saraswati Day was being celebrated, reminding him of the importance of knowledge.
Id: Rizky ingat cerita yang sering disampaikan neneknya tentang keluarga mereka dan benda pusaka yang bersejarah.
En: Rizky remembered the stories his grandmother often told about their family and the historical heirlooms.
Id: Di sudut lain rumah, Dewi sedang sibuk menyiapkan perlengkapan sekolah barunya.
En: In another corner of the house, Dewi was busy preparing her new school supplies.
Id: Menyambut tahun ajaran baru membuatnya semangat.
En: Welcoming the new school year made her excited.
Id: Dia memang cerdas dan penuh tanggung jawab.
En: She was indeed intelligent and full of responsibility.
Id: Rizky sangat mengaguminya.
En: Rizky greatly admired her.
Id: Rizky merasa terinspirasi.
En: Rizky felt inspired.
Id: Dia ingin mengejutkan Dewi dengan pengetahuan baru, tetapi juga merasa cemas.
En: He wanted to surprise Dewi with new knowledge, but he also felt anxious.
Id: "Bagaimana jika Dewi sudah tahu semuanya?
En: "What if Dewi already knows everything?"
Id: " pikirnya dalam hati.
En: he thought to himself.
Id: Namun, keinginan untuk membuat Dewi bangga lebih besar dari rasa takutnya.
En: However, the desire to make Dewi proud was greater than his fear.
Id: Malam sebelumnya, Rizky diam-diam mempelajari benda pusaka yang ada di rumahnya.
En: The night before, Rizky had secretly studied the heirloom in his house.
Id: Itu adalah keris peninggalan kakek buyut mereka.
En: It was a dagger, a legacy from their great-grandfather.
Id: Dia menemukan fakta menarik tentang bagaimana keris itu dibuat dan maknanya bagi keluarga mereka.
En: He discovered fascinating facts about how the dagger was made and its meaning for their family.
Id: Dengan hati yang berdebar, Rizky menyiapkan diri untuk berbicara dengan Dewi.
En: With a pounding heart, Rizky prepared himself to talk to Dewi.
Id: "Dewi, aku punya sesuatu yang ingin aku ceritakan," kata Rizky dengan suara gemetar.
En: "Dewi, I have something I want to tell you," Rizky said with a trembling voice.
Id: Dalam pada itu, Dewi menoleh dan tersenyum penasaran.
En: Meanwhile, Dewi turned and smiled curiously.
Id: "Ada apa, Rizky?
En: "What is it, Rizky?"
Id: " jawab Dewi dengan penuh perhati
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-09-16-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Pagi itu, matahari bersinar cerah di rumah tradisional keluarga Rizky di Yogyakarta.
En: That morning, the sun shone brightly on the traditional home of keluarga Rizky in Yogyakarta.
Id: Rumah joglo yang megah itu terbuat dari kayu jati dengan pintu yang diukir dengan rumit, dikelilingi oleh taman yang hijau dan menyejukkan.
En: The grand joglo house was made of teak wood with intricately carved doors, surrounded by a refreshing and lush garden.
Id: Semilir angin kering musim kemarau mengusap lembut pohon-pohon besar di halaman.
En: A gentle breeze of the dry season softly caressed the large trees in the yard.
Id: Rizky, anak yang penuh rasa ingin tahu, berjalan menuju rak buku tua di ruang tengah.
En: Rizky, a child full of curiosity, walked towards the old bookshelf in the living room.
Id: Dia ingin mencari tahu lebih banyak tentang leluhurnya.
En: He wanted to learn more about his ancestors.
Id: Saraswati Day tengah dirayakan, dan itu mengingatkannya akan pentingnya pengetahuan.
En: Saraswati Day was being celebrated, reminding him of the importance of knowledge.
Id: Rizky ingat cerita yang sering disampaikan neneknya tentang keluarga mereka dan benda pusaka yang bersejarah.
En: Rizky remembered the stories his grandmother often told about their family and the historical heirlooms.
Id: Di sudut lain rumah, Dewi sedang sibuk menyiapkan perlengkapan sekolah barunya.
En: In another corner of the house, Dewi was busy preparing her new school supplies.
Id: Menyambut tahun ajaran baru membuatnya semangat.
En: Welcoming the new school year made her excited.
Id: Dia memang cerdas dan penuh tanggung jawab.
En: She was indeed intelligent and full of responsibility.
Id: Rizky sangat mengaguminya.
En: Rizky greatly admired her.
Id: Rizky merasa terinspirasi.
En: Rizky felt inspired.
Id: Dia ingin mengejutkan Dewi dengan pengetahuan baru, tetapi juga merasa cemas.
En: He wanted to surprise Dewi with new knowledge, but he also felt anxious.
Id: "Bagaimana jika Dewi sudah tahu semuanya?
En: "What if Dewi already knows everything?"
Id: " pikirnya dalam hati.
En: he thought to himself.
Id: Namun, keinginan untuk membuat Dewi bangga lebih besar dari rasa takutnya.
En: However, the desire to make Dewi proud was greater than his fear.
Id: Malam sebelumnya, Rizky diam-diam mempelajari benda pusaka yang ada di rumahnya.
En: The night before, Rizky had secretly studied the heirloom in his house.
Id: Itu adalah keris peninggalan kakek buyut mereka.
En: It was a dagger, a legacy from their great-grandfather.
Id: Dia menemukan fakta menarik tentang bagaimana keris itu dibuat dan maknanya bagi keluarga mereka.
En: He discovered fascinating facts about how the dagger was made and its meaning for their family.
Id: Dengan hati yang berdebar, Rizky menyiapkan diri untuk berbicara dengan Dewi.
En: With a pounding heart, Rizky prepared himself to talk to Dewi.
Id: "Dewi, aku punya sesuatu yang ingin aku ceritakan," kata Rizky dengan suara gemetar.
En: "Dewi, I have something I want to tell you," Rizky said with a trembling voice.
Id: Dalam pada itu, Dewi menoleh dan tersenyum penasaran.
En: Meanwhile, Dewi turned and smiled curiously.
Id: "Ada apa, Rizky?
En: "What is it, Rizky?"
Id: " jawab Dewi dengan penuh perhati