Episode Details
Back to Episodes
A Heartwarming Rescue Amidst Ancient Ruins
Published 1 month ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: A Heartwarming Rescue Amidst Ancient Ruins
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-08-12-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di sebuah sore cerah di musim kemarau, Ardi dan Sari tiba di Reruntuhan Kuno Berastagi.
En: On a clear afternoon during the dry season, Ardi and Sari arrived at the Reruntuhan Kuno Berastagi.
Id: Langit biru bersih mewarnai perjalanan mereka, sementara hutan lebat mengelilingi situs bersejarah itu.
En: The clear blue sky painted their journey while dense forests surrounded the historic site.
Id: Ardi ingin mengesankan Sari dengan pengetahuannya.
En: Ardi wanted to impress Sari with his knowledge.
Id: "Ini pohon peningset," kata Ardi, menunjuk ke sebuah kartu informasi yang terpasang di samping tanaman besar.
En: "This is the pohon peningset," said Ardi, pointing to an information card attached next to the large plant.
Id: "Zaman dulu, masyarakat lokal menggunakan ini untuk ritual.
En: "In ancient times, the local people used this for rituals."
Id: "Sari menatap pohon itu dengan curiga.
En: Sari looked at the tree suspiciously.
Id: "Banyak orang percaya takhayul, ya, Ard?
En: "A lot of people believe in superstitions, don't they, Ardi?"
Id: "Ardi tersenyum, meyakinkan.
En: Ardi smiled, reassuring.
Id: Mereka melanjutkan eksplorasi.
En: They continued their exploration.
Id: Di salah satu sudut terpencil, Sari—penasaran—menyentuh tanaman berbentuk aneh dan berwarna unik.
En: In one secluded corner, Sari, curious, touched a plant with a strange shape and unique color.
Id: Saat itulah masalah dimulai.
En: That's when the problem began.
Id: Seketika, kulit Sari mulai memerah.
En: Suddenly, Sari's skin started to redden.
Id: Nafasnya menjadi berat.
En: Her breathing became heavy.
Id: Ardi langsung menyadari ini adalah reaksi alergi.
En: Ardi immediately realized this was an allergic reaction.
Id: "Sari!
En: "Sari!"
Id: " seru Ardi panik.
En: shouted Ardi in a panic.
Id: "Kau baik-baik saja?
En: "Are you okay?"
Id: "Sari hanya bisa menggelengkan kepala.
En: Sari could only shake her head.
Id: Tanpa pikir panjang, Ardi memutuskan untuk bertindak.
En: Without thinking twice, Ardi decided to act.
Id: Meninggalkan eksplorasi, ia ingat cerita neneknya tentang tanaman yang bisa mengatasi alergi.
En: Leaving the exploration, he remembered his grandmother's story about a plant that could treat allergies.
Id: Dengan kecepatan kilat, Ardi berlari menuju semak-semak, mencari daun sireh yang sering disebut neneknya.
En: With lightning speed, Ardi ran towards the bushes, searching for daun sireh his grandmother often mentioned.
Id: Aroma rerumputan kering menyergap hidungnya.
En: The scent of dry grass hit his nose.
Id: Waktu terasa mendesak.
En: Time seemed pressing.
Id: Menemukan apa yang dicari, ia segera menghancurkan daun itu hingga keluar sari hijau.
En: Finding what he searched for, he immediately crushed the leaves until a green extract came out.
Id: Dengan lembut, Ardi mengoleskan sari itu ke kulit Sari.
En: Gently, Ardi applied the extract to Sari's skin.
Id: Perlahan, Sari bisa bernafas lebih lega.
En: Gradually, Sari could breathe more easily.
Id: Ia mengangguk berterima kasih pada Ardi.
En: She nodded in gratitude to Ardi.
Id: "Kau menyelamatkanku.
En: "You saved me."
Id: "Mereka akhirnya sampai di desa terdekat.
En: They
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-08-12-07-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di sebuah sore cerah di musim kemarau, Ardi dan Sari tiba di Reruntuhan Kuno Berastagi.
En: On a clear afternoon during the dry season, Ardi and Sari arrived at the Reruntuhan Kuno Berastagi.
Id: Langit biru bersih mewarnai perjalanan mereka, sementara hutan lebat mengelilingi situs bersejarah itu.
En: The clear blue sky painted their journey while dense forests surrounded the historic site.
Id: Ardi ingin mengesankan Sari dengan pengetahuannya.
En: Ardi wanted to impress Sari with his knowledge.
Id: "Ini pohon peningset," kata Ardi, menunjuk ke sebuah kartu informasi yang terpasang di samping tanaman besar.
En: "This is the pohon peningset," said Ardi, pointing to an information card attached next to the large plant.
Id: "Zaman dulu, masyarakat lokal menggunakan ini untuk ritual.
En: "In ancient times, the local people used this for rituals."
Id: "Sari menatap pohon itu dengan curiga.
En: Sari looked at the tree suspiciously.
Id: "Banyak orang percaya takhayul, ya, Ard?
En: "A lot of people believe in superstitions, don't they, Ardi?"
Id: "Ardi tersenyum, meyakinkan.
En: Ardi smiled, reassuring.
Id: Mereka melanjutkan eksplorasi.
En: They continued their exploration.
Id: Di salah satu sudut terpencil, Sari—penasaran—menyentuh tanaman berbentuk aneh dan berwarna unik.
En: In one secluded corner, Sari, curious, touched a plant with a strange shape and unique color.
Id: Saat itulah masalah dimulai.
En: That's when the problem began.
Id: Seketika, kulit Sari mulai memerah.
En: Suddenly, Sari's skin started to redden.
Id: Nafasnya menjadi berat.
En: Her breathing became heavy.
Id: Ardi langsung menyadari ini adalah reaksi alergi.
En: Ardi immediately realized this was an allergic reaction.
Id: "Sari!
En: "Sari!"
Id: " seru Ardi panik.
En: shouted Ardi in a panic.
Id: "Kau baik-baik saja?
En: "Are you okay?"
Id: "Sari hanya bisa menggelengkan kepala.
En: Sari could only shake her head.
Id: Tanpa pikir panjang, Ardi memutuskan untuk bertindak.
En: Without thinking twice, Ardi decided to act.
Id: Meninggalkan eksplorasi, ia ingat cerita neneknya tentang tanaman yang bisa mengatasi alergi.
En: Leaving the exploration, he remembered his grandmother's story about a plant that could treat allergies.
Id: Dengan kecepatan kilat, Ardi berlari menuju semak-semak, mencari daun sireh yang sering disebut neneknya.
En: With lightning speed, Ardi ran towards the bushes, searching for daun sireh his grandmother often mentioned.
Id: Aroma rerumputan kering menyergap hidungnya.
En: The scent of dry grass hit his nose.
Id: Waktu terasa mendesak.
En: Time seemed pressing.
Id: Menemukan apa yang dicari, ia segera menghancurkan daun itu hingga keluar sari hijau.
En: Finding what he searched for, he immediately crushed the leaves until a green extract came out.
Id: Dengan lembut, Ardi mengoleskan sari itu ke kulit Sari.
En: Gently, Ardi applied the extract to Sari's skin.
Id: Perlahan, Sari bisa bernafas lebih lega.
En: Gradually, Sari could breathe more easily.
Id: Ia mengangguk berterima kasih pada Ardi.
En: She nodded in gratitude to Ardi.
Id: "Kau menyelamatkanku.
En: "You saved me."
Id: "Mereka akhirnya sampai di desa terdekat.
En: They