Episode Details

Back to Episodes
Siap-siap! Jalan Joglo Raya Ditutup, Arus Dialihkan Hingga 5 Oktober 2026.

Siap-siap! Jalan Joglo Raya Ditutup, Arus Dialihkan Hingga 5 Oktober 2026.

Published 1 month, 1 week ago
Description

Siap-siap! Jalan Joglo Raya Ditutup, Arus Dialihkan Hingga 5 Oktober 2026.Pemkot Jakarta Barat mulai membangun saluran air di Jalan Joglo Raya. Arus lalu lintas dialihkan selama proyek hingga 5 Oktober 2026 demi mengatasi banjir.Siap-siap bagi warga Tangerang maupun Jakarta Barat yang setiap hari melintasi Jalan Joglo Raya. Pemerintah Kota Jakarta Barat memberlakukan rekayasa lalu lintas menyusul dimulainya proyek pembangunan saluran drainase di Jalan Joglo Raya. Ruas jalan sepanjang sekitar 800 meter ditutup dan arus kendaraan dialihkan hingga proyek ditargetkan rampung pada 5 Oktober 2026.Jalan Raya Joglo dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan volume kendaraan yang tinggi karena menghubungkan kawasan Tangerang dengan Jakarta Barat, Jakarta Selatan hingga Jakarta Pusat. Arus lalu lintas di jalur ini hampir setiap hari dipadati kendaraan, terutama pada jam berangkat kerja di pagi hari dan jam pulang kerja pada sore hingga malam. Kondisi tersebut membuat rekayasa lalu lintas akibat proyek pembangunan drainase diperkirakan akan berdampak pada mobilitas ribuan pengguna jalan.Pelaksana Lapangan Proyek, Pinto Riantoro, mengatakan pembangunan saluran air dimulai Sabtu (18/7/2026) sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Proyek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas drainase guna mengurangi persoalan genangan di kawasan Joglo."Kami membuat pembangunan saluran air yang merupakan aspirasi masyarakat sekitar. Memang dampaknya cukup terasa sehingga kami mohon maaf kepada masyarakat yang melintas maupun warga yang sehari-hari menggunakan Jalan Joglo Raya," kata Pinto Riantoro dalam wawancara di Radio Elshinta, Sabtu (18/7/2026).Menurut Pinto, selama proses pengerjaan, arus kendaraan dari arah Ciledug menuju Joglo dialihkan melalui Jalan Basoka Raya, kemudian berbelok ke Jalan Strategi sebelum kembali ke Jalan Joglo Raya.Sementara kendaraan dari arah sebaliknya juga diarahkan melalui jalur alternatif yang sama sehingga tidak melintasi lokasi pekerjaan."Kami melakukan pengalihan arus melalui Jalan Basoka Raya, kemudian masuk ke Jalan Strategi dan kembali lagi ke Jalan Joglo Raya. Jalur alternatif ini sudah kami siapkan agar masyarakat tetap bisa melanjutkan perjalanan," ujarnya.Pinto menjelaskan, lokasi pembangunan berada di sekitar Jembatan Yadika (SMA Yadika 5), salah satu titik yang selama ini menjadi simpul lalu lintas di kawasan Joglo. Ia mengatakan proyek kali ini bukan sekadar memperbaiki saluran lama, tetapi juga membangun jalur drainase baru karena saluran yang sudah ada tidak lagi memungkinkan untuk diperbesar."Sebagian kami membuat jalur baru karena saluran yang sudah ada tidak memungkinkan lagi untuk digali. Akhirnya drainase dialihkan ke tengah jalan sehingga memang harus dilakukan penggalian di badan jalan," jelasnya.Akibat pekerjaan tersebut, ruas jalan yang menjadi lokasi proyek harus ditutup sepenuhnya demi menjaga keselamatan pengguna jalan."Jalan harus benar-benar steril. Ini demi keselamatan pengguna jalan karena pengerjaan dilakukan di tengah badan jalan," tegas Pinto. (Nak) @DKIJakarta

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us