Episode Details

Back to Episodes

Marketing di Era AI: KYC, GEO, & Kenapa Karakter Lebih Penting dari Skill | 034

Episode 34 Published 3 months ago
Description

Some people sell products. Our guest sells trust — dan dia ngelakuinnya di salah satu industri paling susah dipercaya: fintech.

Di episode Proxemics Podcast ini, kami ngobrol dengan Yosua Tanuwiria — seasoned marketing professional, dengan 15 tahun pengalaman lintas industri dari hospitality sampai financial services. Topik besarnya: marketing di era AI, literasi keuangan, dan apakah AI beneran bakal menggantikan marketer & agency.

Kami membedah apa yang berubah saat "democratized virality" bikin siapa pun bisa viral, kenapa financial literacy orang Indonesia masih ketinggalan, dan kenapa AI justru bikin jurang antara yang "intuit" dan yang gaptek makin lebar — bukan makin rata.

Buat kamu yang kerja di marketing, PR, branding, atau agency — dan first-jobber yang lagi cari pijakan — ini diskusi praktisi, bukan teori. Real examples, real frameworks, real talk.

💡 KEY INSIGHTS

▸ KYC = fondasi marketing (bukan yang compliance itu)
Bukan "Know Your Customer" versi verifikasi data — tapi seberapa beneran kamu paham siapa yang kamu ajak bicara. Brand sering bikin sesuatu yang nggak menjawab masalah siapa pun, dan itu kerja multi-divisi — bukan tugas marketing sendirian.

▸ "Knowledge bisa diajarin. Karakter nggak bisa dirubah."
Tiga hal yang dicari Yos saat hiring: karakter, rasa kepemilikan (ownership), dan kemampuan untuk unlearn. Skill nomor sekian.

▸ AI tidak menggantikan — AI memperkuat (kalau kamu tahu caranya)
Bedanya agency yang menang dan yang tergusur: yang menang pakai AI untuk jadi konsultan yang lebih baik, bukan untuk produksi barang yang klien juga bisa bikin sendiri. Relationship dengan media, regulator, dan stakeholder — itu yang nggak bisa di-prompt.

▸ Kenapa AI justru bikin lapangan makin timpang
Kalau kamu sudah perform DAN melek AI, kamu seperti "Barry Bonds on steroids." Tapi kalau ketinggalan, jaraknya makin jauh. Era AI bukan pemerataan — ini amplifier.

▸ Trust di fintech: kamu harus go above and beyond
Saat terjadi glitch harga forex, CEO mereka langsung live interview dan membiarkan customer menikmati keuntungan dari error itu — walau itu kesalahan partner, bukan internal. Walk the talk, atau kehilangan kepercayaan selamanya.

🎧 Dengerin full episode-nya, dan subscribe buat diskusi praktisi marketing & PR lainnya tiap minggu.

⏱️ TIMESTAMPS
0:00 Teaser & Bumper in
01:01 Intro: Bisnis Jualan Trust
02:16 Democratized Virality Era
06:11 Realita Know Your Customer
19:23 Jebakan Ilusi Cepat Kaya
28:59 The Ability To Unlearn
41:05 Adaptasi Agensi Era AI
53:13 Masterclass Crisis Management
58:07 Red Flag: Drama Queen
01:00:48 Outro: Closing Statement

Hosts: Mercy Tahitoe, Stephanie Sicilia
Regulars: Adwi Yudiansyah, Sofyan Herbowo, Reza Amirul, Jonathan Tenggara

🏢 Our Agencies: https://whitewood.ai | https://praxis.co.id | https://prajna.co.id | https://explicar.co.id 

#ProxemicsPodcast #MarketingIndonesia #AIMarketing #PublicRelations #FinancialLiteracy #LiterasiKeuangan #GEO #Branding #Fintech #DigitalMarketing #AgencyLife #FOMO #Investasi #KYC #PromptEngineering

Proxemics Podcast is produced by White Wood.

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us