Episode Details
Back to Episodes
Rain, Reunion, and Renewal: A Sibling Saga at Home
Published 3 weeks ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Rain, Reunion, and Renewal: A Sibling Saga at Home
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-03-31-22-34-01-id
Story Transcript:
Id: Di sela-sela hiruk-pikuk Soekarno-Hatta International Airport, suasana intens melingkupi tiga bersaudara yang duduk di sebuah kafe kecil.
En: Amidst the hustle and bustle of Soekarno-Hatta International Airport, an intense atmosphere envelops three siblings seated in a small cafe.
Id: Hujan deras mengguyur di luar, menambah nuansa ketegangan yang mereka rasakan.
En: The heavy rain pouring outside adds to the tension they feel.
Id: Aroma rempah-rempah khas Indonesia menyelimuti mereka, memberikan sentuhan hangat di tengah suasana dingin dan lembap.
En: The aroma of typical Indonesian spices surrounds them, giving a warm touch in the cold and damp setting.
Id: Dimas baru pertama kali menjejakkan kaki kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun menetap di luar negeri.
En: Dimas is setting foot in his homeland for the first time after many years of waiting outside the country.
Id: Dia memandang sekilas kedua saudaranya, berusaha mencari hubungan kembali yang sempat hilang.
En: He glances at his siblings, searching for a lost connection.
Id: Sari, saudari sulung yang tampak sibuk dan kacau, menyelesaikan urusan keluarga yang seperti tak pernah habis.
En: Sari, the eldest sister who looks busy and troubled, is always dealing with endless family matters.
Id: Raka, si penengah, duduk di antara mereka dengan senyuman yang menyembunyikan rasa lelah.
En: Raka, the middle sibling, sits between them with a smile that hides his exhaustion.
Id: "Waktu itu, kamu pergi ke luar negeri, dan kami di sini harus mengurus semuanya sendiri," kata Sari dengan nada kesal, sambil meminum kopinya yang masih mengepul.
En: "Back then, you went abroad, and we had to manage everything on our own here," says @id+Sari@ with an annoyed tone, sipping her still steaming coffee.
Id: Dimas menundukkan kepala, hatinya berdenyut dengan rasa bersalah.
En: Dimas bows his head, his heart throbbing with guilt.
Id: "Aku tahu, Mbak.
En: "I know, Mbak.
Id: Aku menyesal meninggalkan kalian dengan semua tanggung jawab itu.
En: I'm sorry for leaving you with all that responsibility."
Id: "Raka menengahi, "Sudahlah, jangan saling menyalahkan.
En: Raka intercedes, "Enough, let's not blame each other.
Id: Yang penting, kita cari solusi ke depan.
En: What matters is, we find a way forward."
Id: "Nyepi, hari raya yang seharusnya membawa kedamaian, menjadi latar belakang percakapan mereka yang penuh emosi.
En: Nyepi, a holiday that's supposed to bring peace, forms the backdrop of their emotional conversation.
Id: Dimas memutuskan untuk memperpanjang izin tinggalnya di Indonesia.
En: Dimas has decided to standardize his stay in Indonesia.
Id: Ia ingin menunjukkan niat yang tulus untuk membantu keluarga.
En: He wants to show his sincere intention to help his family.
Id: "Biarkan aku membuktikan bahwa aku peduli," kata Dimas dengan yakin.
En: "Let me prove that I care," Dimas says with determination.
Id: "Aku bisa bantu kalian.
En: "I can help you."
Id: "Percakapan memanas.
En: The conversation heats up.
Id: Kata-kata tajam saling dilemparkan.
En: Sharp words are exchanged.
Id: Di dalam kafe, waktu seakan berhenti saat mereka mengeluarkan unek-unek yang terpendam selama ini.
En: Inside the cafe, time seems to stand still as they express the unspoken feelings that have been buried for so lon
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-03-31-22-34-01-id
Story Transcript:
Id: Di sela-sela hiruk-pikuk Soekarno-Hatta International Airport, suasana intens melingkupi tiga bersaudara yang duduk di sebuah kafe kecil.
En: Amidst the hustle and bustle of Soekarno-Hatta International Airport, an intense atmosphere envelops three siblings seated in a small cafe.
Id: Hujan deras mengguyur di luar, menambah nuansa ketegangan yang mereka rasakan.
En: The heavy rain pouring outside adds to the tension they feel.
Id: Aroma rempah-rempah khas Indonesia menyelimuti mereka, memberikan sentuhan hangat di tengah suasana dingin dan lembap.
En: The aroma of typical Indonesian spices surrounds them, giving a warm touch in the cold and damp setting.
Id: Dimas baru pertama kali menjejakkan kaki kembali ke tanah air setelah bertahun-tahun menetap di luar negeri.
En: Dimas is setting foot in his homeland for the first time after many years of waiting outside the country.
Id: Dia memandang sekilas kedua saudaranya, berusaha mencari hubungan kembali yang sempat hilang.
En: He glances at his siblings, searching for a lost connection.
Id: Sari, saudari sulung yang tampak sibuk dan kacau, menyelesaikan urusan keluarga yang seperti tak pernah habis.
En: Sari, the eldest sister who looks busy and troubled, is always dealing with endless family matters.
Id: Raka, si penengah, duduk di antara mereka dengan senyuman yang menyembunyikan rasa lelah.
En: Raka, the middle sibling, sits between them with a smile that hides his exhaustion.
Id: "Waktu itu, kamu pergi ke luar negeri, dan kami di sini harus mengurus semuanya sendiri," kata Sari dengan nada kesal, sambil meminum kopinya yang masih mengepul.
En: "Back then, you went abroad, and we had to manage everything on our own here," says @id+Sari@ with an annoyed tone, sipping her still steaming coffee.
Id: Dimas menundukkan kepala, hatinya berdenyut dengan rasa bersalah.
En: Dimas bows his head, his heart throbbing with guilt.
Id: "Aku tahu, Mbak.
En: "I know, Mbak.
Id: Aku menyesal meninggalkan kalian dengan semua tanggung jawab itu.
En: I'm sorry for leaving you with all that responsibility."
Id: "Raka menengahi, "Sudahlah, jangan saling menyalahkan.
En: Raka intercedes, "Enough, let's not blame each other.
Id: Yang penting, kita cari solusi ke depan.
En: What matters is, we find a way forward."
Id: "Nyepi, hari raya yang seharusnya membawa kedamaian, menjadi latar belakang percakapan mereka yang penuh emosi.
En: Nyepi, a holiday that's supposed to bring peace, forms the backdrop of their emotional conversation.
Id: Dimas memutuskan untuk memperpanjang izin tinggalnya di Indonesia.
En: Dimas has decided to standardize his stay in Indonesia.
Id: Ia ingin menunjukkan niat yang tulus untuk membantu keluarga.
En: He wants to show his sincere intention to help his family.
Id: "Biarkan aku membuktikan bahwa aku peduli," kata Dimas dengan yakin.
En: "Let me prove that I care," Dimas says with determination.
Id: "Aku bisa bantu kalian.
En: "I can help you."
Id: "Percakapan memanas.
En: The conversation heats up.
Id: Kata-kata tajam saling dilemparkan.
En: Sharp words are exchanged.
Id: Di dalam kafe, waktu seakan berhenti saat mereka mengeluarkan unek-unek yang terpendam selama ini.
En: Inside the cafe, time seems to stand still as they express the unspoken feelings that have been buried for so lon