Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Jumat, 20 Maret 2026 - Berbagi dan berarti untuk sesama

Edisi Hari Jumat, 20 Maret 2026 - Berbagi dan berarti untuk sesama

Published 2 months, 4 weeks ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Maret 2026


Bacaan:

"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (Matius 16:26)


Renungan:

John D. Rockefeller pernah menjadi orang terkaya di dunia. Pada usia 25 tahun, John mengendalikan salah satu kilang minyak terbesar di Amerika Serikat. Usia 31 tahun, dia telah menjadi penyuling minyak terbesar di dunia. Pada usia 38 tahun, ia menguasai 90% penyulingan minyak di Amerika. Pada usia 50, ia adalah orang terkaya di negara itu. Namun pada usia 53 tahun dia jatuh sakit. Seluruh tubuhnya tersiksa oleh rasa sakit dan dia kehilangan semua rambutnya. Meskipun dia seorang miliarder yang dapat membeli jenis makanan apa pun yang diinginkannya, tetapi dia hanya bisa mencerna sup dan biskuit. Seorang rekannya menulis, "Dia tidak bisa tidur, tidak tersenyum dan tidak ada apa pun dalam hidup yang berarti baginya." Dokter pribadinya memperkirakan dia akan mati dalam waktu satu tahun. Tahun itu berlalu dengan sangat lambat. Saat dia mendekati kematian, dia terbangun pada suatu pagi dengan kesadaran samar-samar bahwa dia tidak dapat membawa kekayaannya ke dunia di balik kubur. John tiba-tiba menyadari bahwa dia tidak mengendalikan hidupnya sendiri. Kemudian, dia menelepon pengacara, akuntan, dan manajernya dan mengumumkan bahwa dia ingin menyalurkan asetnya ke rumah sakit, penelitian, dan pekerjaan amal. John D. Rockefeller mendirikan yayasannya. Arah baru ini akhirnya mengarah pada penemuan penisilin, obat malaria, obat TBC, dan obat difteri. Tapi mungkin bagian yang paling menakjubkan adalah saat dia mulai berubah, kimia tubuhnya berubah secara signifikan sehingga dia menjadi lebih baik. Walaupun diperkirakan akan meninggal pada usia 53 tahun, tetapi dia hidup sampai usia 98 tahun. John belajar bersyukur dan mengembalikan sebagian besar kekayaannya untuk amal. Melakukan hal itu membuatnya berguna untuk orang banyak

Kebenaran penting yang dapat kita simak dari kehidupan John adalah kekayaan bukanlah segalanya. Tuhan Yesus berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" Bersyukur John segera menyadari hal tersebut dan mengambil tindakan yang benar. Kita tidak perlu mengalami sakit penyakit terlebih dahulu sebelum akhirnya berubah dalam cara pandang terhadap harta benda. Milikilah kesadaran itu sekarang, mumpung kesempatan itu masih ada dan terbuka bagi kita. Kita teringat kepada Zakheus yang mengubah cara pandang terhadap harta benda dan dia memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin. Kita juga teringat kepada Yohana isteri Khuza yang melayani rombongan Yesus dengan kekayaan mereka. Mari kita berbagi, baik untuk sesama maupun memberi untuk pekerjaan Tuhan. Tuhan disenangkan jika kita melakukannya dengan tulus. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, aku ingin memiliki hati yang siap berbagi dengan sesamaku. Aku mau melakukannya dengan tulus dan benar. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us