Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Selasa, 10 Maret 2026 - Buang iri hati hadirkan damai hati

Edisi Hari Selasa, 10 Maret 2026 - Buang iri hati hadirkan damai hati

Published 3 months, 1 week ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Selasa, 10 Maret 2026


Bacaan:

"Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat." (Yakobus 3:16)


Renungan:

Ada dua bersaudara dari keluarga yang berkecukupan. Setelah kematian kedua orang tuanya, mereka kini harus membagi harta warisan yang ditinggalkan. Namun setelah harta tersebut dibagikan, kedua bersaudara ini tidak pernah hidup rukun dan damai. Sang kakak menuding bahwa adiknya mewarisi lebih banyak dari yang dimilikinya. Sang adik juga menuding hal yang sama terhadap kakaknya. Mereka sudah melewati berbagai proses hukum, namun tetap saja persoalan mereka tak dapat diatasi secara memuaskan. Semua nasihat tak pernah berhasil. Setelah mencari dan mencari akhirnya mereka menemukan seorang guru yang bijak. Kedua bersaudara tersebut datang ke hadapannya dengan harapan bahwa duri yang selama ini menusuk daging dan menghancurkan hubungan persaudaraan mereka dapat dikeluarkan. Sang bijak bertanya kepada sang kakak, "Anda yakin bahwa harta yang dimiliki adikmu melebihi warisan yang engkau terima?" Sang kakak dengan penuh yakin menjawab, "Sungguh demikian!" Sang bijak lalu berpaling kepada sang adik dan mengulangi pertanyaan yang sama, "Anda yakin bahwa kakakmu mewarisi harta peninggalan orang tua lebih dari pada yang anda peroleh?" Dengan keyakinan yang sama sang adik menjawab, "Ya demikianlah!" Sang bijak lalu memberikan sebuah perintah kepada keduanya, "Kumpulkan semua harta yang telah diterima masing-masing dan serahkan itu kepada yang lain." Sang kakak menyerahkan semua harta warisan yang diperolehnya kepada adiknya, demikian pula sang adik menyerahkan harta warisan yang diperolehnya kepada sang kakak. Sejak itu tak ada lagi pertentangan akibat harta warisan di antara mereka berdua.

Iri hati adalah sebuah perasaan tidak puas yang timbul akibat keuntungan atau kesuksesan orang lain. Iri hati membuat orang merasa tidak nyaman ketika ada orang lain yang lebih darinya. Kita cenderung memaklumi perasaan iri hati sebagai sesuatu yang wajar, tapi berhati-hatilah. Iri hati biasanya muncul sedikit demi sedikit, lalu terus membesar dengan tingkat kebencian dan tingkat kejahatan yang semakin besar pula apabila dibiarkan berdiam dalam diri kita. Iri hati mampu mengubah kasih menjadi kebencian, dan akibatnya melumpuhkan iman dalam kehidupan kita. Jadi, stop untuk iri hati, karena jika kita sedikit saja mengijinkannya masuk, maka seluruh kehidupan kita pun perlahan tapi pasti akan menjadi hancur. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, ampuni aku karena di hatiku masih ada sifat iri hati karena keberhasilan orang lain lebih dari aku. Hatiku begitu tidak nyaman dengan perasaan ini. Penuhilah aku dengan Roh-Mu agar sifat iri hati ini dapat keluar dari dalam diriku, sehingga damai sejahtera-Mu dapat tinggal di dalam hatiku. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us