Episode Details
Back to Episodes
Unveiled Secrets of Bali: A Journey of Discovery and Tradition
Published 1 week, 3 days ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Unveiled Secrets of Bali: A Journey of Discovery and Tradition
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-28-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Langit mendung menggantung di atas pura Tanah Lot yang megah di Bali.
En: The overcast sky hung above the majestic pura Tanah Lot in Bali.
Id: Di tengah semilir angin basah dan suara deburan ombak, Dewi berdiri sambil memegang erat tas punggungnya.
En: Amidst the gentle breeze and the sound of crashing waves, Dewi stood holding tightly onto her backpack.
Id: Hawa musim hujan membuat aromanya segar, meskipun tanah di sekitar terasa licin.
En: The rainy season's air made the aroma fresh, even though the ground around felt slippery.
Id: Pemandangan yang biasanya ramai dikunjungi turis kini sepi, menyisakan suara desiran angin dan suara ombak yang menghantam batu karang.
En: This usually tourist-filled sight was now quiet, leaving the sound of the whispering wind and waves crashing against the rocks.
Id: "Dewi, jangan jauh-jauh, ya!
En: "Dewi, don't wander too far, okay!
Id: Ingat kita di sini untuk belajar," seru Arief, sahabat baiknya, sambil melambai ke arah Dewi yang mulai melangkah lebih jauh dari rombongan.
En: Remember, we're here to learn," called out Arief, her good friend, waving towards Dewi who was starting to step further from the group.
Id: Arief, dengan sifatnya yang hati-hati, selalu mengingatkannya agar tidak melakukan hal yang nekat.
En: Arief, with his cautious nature, always reminded her not to do anything reckless.
Id: Dewi hanya tersenyum kecil.
En: Dewi just gave a small smile.
Id: Mata cokelatnya memandang ke arah Sari, murid pindahan baru yang selalu tampak misterius.
En: Her brown eyes looked towards Sari, the new transfer student who always seemed mysterious.
Id: Kali ini, Sari tampak lebih tertarik pada arah lain dari keramaian, ke area yang sedikit tersembunyi.
En: This time, Sari appeared more interested in a different direction from the crowd, towards a slightly hidden area.
Id: Ada sesuatu tentang Sari yang membuat Dewi penasaran.
En: There was something about Sari that piqued Dewi's curiosity.
Id: "Arief, coba lihat ke sana.
En: "Arief, take a look over there.
Id: Aku dengar ada tempat rahasia yang sering diceritakan legenda lokal," bisik Dewi sambil menunjuk ke arah Sari menghilang.
En: I heard there's a secret place often mentioned in local legends," Dewi whispered, pointing towards where Sari disappeared.
Id: Rasa ingin tahunya yang membara seakan tidak bisa ditahan.
En: Her burning curiosity seemed impossible to contain.
Id: "Ayo kita ikuti," Dewi menambahkan dengan semangat yang tak bisa dibendung.
En: "Let's follow," Dewi added with unstoppable enthusiasm.
Id: Arief menggeleng, "Ini bukan ide yang bagus, Dewi.
En: Arief shook his head, "This isn't a good idea, Dewi.
Id: Pura ini besar dan bahaya kalau nyasar.
En: This pura is big, and it’s dangerous if we get lost."
Id: "Namun, rasa penasaran Dewi sudah terlanjur berkobar.
En: However, Dewi's curiosity had already flared up.
Id: Dia melanjutkan langkahnya diikuti dengan sedikit ragu oleh Arief.
En: She continued her steps, followed with slight reluctance by Arief.
Id: Mereka menyusuri jalan setapak yang dibatasi oleh pohon-pohon tinggi dan semak basah, mengikuti Sari dari kejauhan.
En: They traced a narrow path bordered by tall trees and wet bushes, following Sari from a distance.
Id: Hujan mulai turun dengan deras, memaksa ketiganya mencar
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-28-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Langit mendung menggantung di atas pura Tanah Lot yang megah di Bali.
En: The overcast sky hung above the majestic pura Tanah Lot in Bali.
Id: Di tengah semilir angin basah dan suara deburan ombak, Dewi berdiri sambil memegang erat tas punggungnya.
En: Amidst the gentle breeze and the sound of crashing waves, Dewi stood holding tightly onto her backpack.
Id: Hawa musim hujan membuat aromanya segar, meskipun tanah di sekitar terasa licin.
En: The rainy season's air made the aroma fresh, even though the ground around felt slippery.
Id: Pemandangan yang biasanya ramai dikunjungi turis kini sepi, menyisakan suara desiran angin dan suara ombak yang menghantam batu karang.
En: This usually tourist-filled sight was now quiet, leaving the sound of the whispering wind and waves crashing against the rocks.
Id: "Dewi, jangan jauh-jauh, ya!
En: "Dewi, don't wander too far, okay!
Id: Ingat kita di sini untuk belajar," seru Arief, sahabat baiknya, sambil melambai ke arah Dewi yang mulai melangkah lebih jauh dari rombongan.
En: Remember, we're here to learn," called out Arief, her good friend, waving towards Dewi who was starting to step further from the group.
Id: Arief, dengan sifatnya yang hati-hati, selalu mengingatkannya agar tidak melakukan hal yang nekat.
En: Arief, with his cautious nature, always reminded her not to do anything reckless.
Id: Dewi hanya tersenyum kecil.
En: Dewi just gave a small smile.
Id: Mata cokelatnya memandang ke arah Sari, murid pindahan baru yang selalu tampak misterius.
En: Her brown eyes looked towards Sari, the new transfer student who always seemed mysterious.
Id: Kali ini, Sari tampak lebih tertarik pada arah lain dari keramaian, ke area yang sedikit tersembunyi.
En: This time, Sari appeared more interested in a different direction from the crowd, towards a slightly hidden area.
Id: Ada sesuatu tentang Sari yang membuat Dewi penasaran.
En: There was something about Sari that piqued Dewi's curiosity.
Id: "Arief, coba lihat ke sana.
En: "Arief, take a look over there.
Id: Aku dengar ada tempat rahasia yang sering diceritakan legenda lokal," bisik Dewi sambil menunjuk ke arah Sari menghilang.
En: I heard there's a secret place often mentioned in local legends," Dewi whispered, pointing towards where Sari disappeared.
Id: Rasa ingin tahunya yang membara seakan tidak bisa ditahan.
En: Her burning curiosity seemed impossible to contain.
Id: "Ayo kita ikuti," Dewi menambahkan dengan semangat yang tak bisa dibendung.
En: "Let's follow," Dewi added with unstoppable enthusiasm.
Id: Arief menggeleng, "Ini bukan ide yang bagus, Dewi.
En: Arief shook his head, "This isn't a good idea, Dewi.
Id: Pura ini besar dan bahaya kalau nyasar.
En: This pura is big, and it’s dangerous if we get lost."
Id: "Namun, rasa penasaran Dewi sudah terlanjur berkobar.
En: However, Dewi's curiosity had already flared up.
Id: Dia melanjutkan langkahnya diikuti dengan sedikit ragu oleh Arief.
En: She continued her steps, followed with slight reluctance by Arief.
Id: Mereka menyusuri jalan setapak yang dibatasi oleh pohon-pohon tinggi dan semak basah, mengikuti Sari dari kejauhan.
En: They traced a narrow path bordered by tall trees and wet bushes, following Sari from a distance.
Id: Hujan mulai turun dengan deras, memaksa ketiganya mencar