Episode Details
Back to Episodes
Secrets of Candi Borobudur: A Night of Discovery
Published 2 weeks, 4 days ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Secrets of Candi Borobudur: A Night of Discovery
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Langit malam itu gelap dan berat dengan awan hujan.
En: The sky that night was dark and heavy with rain clouds.
Id: Di tengah rinai hujan, Candi Borobudur berdiri megah, seolah berbisik cerita-cerita purba.
En: Amidst the drizzle, Candi Borobudur stood majestic, as if whispering ancient tales.
Id: Dimas, seorang arkeolog muda dengan semangat yang membara, berdiri mengagumi megahnya candi tersebut.
En: Dimas, a young archaeologist with a burning passion, stood admiring the grandeur of the temple.
Id: Dia menggigil sedikit, bukan hanya karena dingin, tetapi karena kegembiraan.
En: He shivered slightly, not just from the cold, but from excitement.
Id: Ada sesuatu yang membingungkan para arkeolog; sebuah artefak dari candi telah berpindah tempat dengan misterius semalam.
En: There was something puzzling the archaeologists; an artifact from the temple had mysteriously changed places overnight.
Id: Dimas merasa ini adalah kesempatan sempurna untuk membuktikan kemampuannya di depan mentornya, Ayu.
En: Dimas felt this was the perfect opportunity to prove his skills in front of his mentor, Ayu.
Id: Dia ingin mendapatkan pengakuan darinya.
En: He wanted recognition from her.
Id: Namun, ada saingan lain, Rama, yang juga berusaha mendapatkan perhatian Ayu.
En: However, there was another rival, Rama, who was also trying to get Ayu's attention.
Id: Langit menumpahkan airnya tanpa henti, membuat tanah licin dan berbahaya, tetapi Dimas sudah memutuskan.
En: The sky poured down relentlessly, making the ground slippery and dangerous, but Dimas had already decided.
Id: Dia akan menyelidiki candi itu malam ini, meskipun hujan lebat mengguyur.
En: He would investigate the temple that night, despite the heavy rain.
Id: Penuh tekad, Dimas mulai menjelajahi area sekitar candi.
En: With determination, Dimas began exploring the area around the temple.
Id: Hujan membuat semuanya lebih sulit dan berbahaya.
En: The rain made everything more difficult and dangerous.
Id: Langkahnya pelan dan hati-hati di antara bebatuan yang licin.
En: His steps were slow and cautious among the slippery stones.
Id: Sekejap kilat menyinari sekitar, menyorotkan cahaya singkat ke arah bayangan yang tampak seolah-olah bergerak.
En: A flash of lightning lit up the surroundings, casting short-lived light on a shadow that seemed to move.
Id: Hatanya berdetak cepat, tetapi rasa penasaran mendorongnya maju.
En: His heart beat faster, but curiosity pushed him forward.
Id: Di tengah keheningan malam, kilauan cahaya dari bulan yang terbenam di balik awan memperlihatkan sebuah celah sempit di bawah candi yang ditutup tumbuhan liar.
En: In the silence of the night, the glow of the moon setting behind the clouds revealed a narrow gap beneath the temple covered with wild plants.
Id: Dengan penasaran, Dimas menyingkirkan rerumputan itu dan menemukan pintu rahasia yang lama tersembunyi.
En: Curiously, Dimas cleared away the grass and found a long-hidden secret door.
Id: Hatinya berdegup lebih kencang.
En: His heart pounded faster.
Id: Dia masuk dengan sangat hati-hati.
En: He entered very carefully.
Id: Di dalam, Dimas menemukan serangkaian lorong sempit yang berliku.
En: Inside, Dimas found a series of winding narrow passages.
Id: Petualangan ini membawanya menuju ruang yang besar, tempat artefak terse
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-18-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Langit malam itu gelap dan berat dengan awan hujan.
En: The sky that night was dark and heavy with rain clouds.
Id: Di tengah rinai hujan, Candi Borobudur berdiri megah, seolah berbisik cerita-cerita purba.
En: Amidst the drizzle, Candi Borobudur stood majestic, as if whispering ancient tales.
Id: Dimas, seorang arkeolog muda dengan semangat yang membara, berdiri mengagumi megahnya candi tersebut.
En: Dimas, a young archaeologist with a burning passion, stood admiring the grandeur of the temple.
Id: Dia menggigil sedikit, bukan hanya karena dingin, tetapi karena kegembiraan.
En: He shivered slightly, not just from the cold, but from excitement.
Id: Ada sesuatu yang membingungkan para arkeolog; sebuah artefak dari candi telah berpindah tempat dengan misterius semalam.
En: There was something puzzling the archaeologists; an artifact from the temple had mysteriously changed places overnight.
Id: Dimas merasa ini adalah kesempatan sempurna untuk membuktikan kemampuannya di depan mentornya, Ayu.
En: Dimas felt this was the perfect opportunity to prove his skills in front of his mentor, Ayu.
Id: Dia ingin mendapatkan pengakuan darinya.
En: He wanted recognition from her.
Id: Namun, ada saingan lain, Rama, yang juga berusaha mendapatkan perhatian Ayu.
En: However, there was another rival, Rama, who was also trying to get Ayu's attention.
Id: Langit menumpahkan airnya tanpa henti, membuat tanah licin dan berbahaya, tetapi Dimas sudah memutuskan.
En: The sky poured down relentlessly, making the ground slippery and dangerous, but Dimas had already decided.
Id: Dia akan menyelidiki candi itu malam ini, meskipun hujan lebat mengguyur.
En: He would investigate the temple that night, despite the heavy rain.
Id: Penuh tekad, Dimas mulai menjelajahi area sekitar candi.
En: With determination, Dimas began exploring the area around the temple.
Id: Hujan membuat semuanya lebih sulit dan berbahaya.
En: The rain made everything more difficult and dangerous.
Id: Langkahnya pelan dan hati-hati di antara bebatuan yang licin.
En: His steps were slow and cautious among the slippery stones.
Id: Sekejap kilat menyinari sekitar, menyorotkan cahaya singkat ke arah bayangan yang tampak seolah-olah bergerak.
En: A flash of lightning lit up the surroundings, casting short-lived light on a shadow that seemed to move.
Id: Hatanya berdetak cepat, tetapi rasa penasaran mendorongnya maju.
En: His heart beat faster, but curiosity pushed him forward.
Id: Di tengah keheningan malam, kilauan cahaya dari bulan yang terbenam di balik awan memperlihatkan sebuah celah sempit di bawah candi yang ditutup tumbuhan liar.
En: In the silence of the night, the glow of the moon setting behind the clouds revealed a narrow gap beneath the temple covered with wild plants.
Id: Dengan penasaran, Dimas menyingkirkan rerumputan itu dan menemukan pintu rahasia yang lama tersembunyi.
En: Curiously, Dimas cleared away the grass and found a long-hidden secret door.
Id: Hatinya berdegup lebih kencang.
En: His heart pounded faster.
Id: Dia masuk dengan sangat hati-hati.
En: He entered very carefully.
Id: Di dalam, Dimas menemukan serangkaian lorong sempit yang berliku.
En: Inside, Dimas found a series of winding narrow passages.
Id: Petualangan ini membawanya menuju ruang yang besar, tempat artefak terse