Episode Details
Back to Episodes
Rain-Kissed Proposals: A Love Blooming in Taman Bunga
Published 3 weeks ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Rain-Kissed Proposals: A Love Blooming in Taman Bunga
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-14-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di tengah keindahan warna-warni Taman Bunga Nusantara, terdapat Putra, seorang pria muda yang penuh harap dan cemas.
En: In the midst of the colorful beauty of Taman Bunga Nusantara, there was Putra, a young man full of hope and anxiety.
Id: Hari itu adalah Hari Valentine, dan Putra merasa ini adalah momen yang tepat untuk melamar Ayu, gadis yang sangat dicintainya.
En: That day was Valentine's Day, and Putra felt it was the perfect moment to propose to Ayu, the girl he loved deeply.
Id: Taman ini terkenal dengan bunga dan tanaman yang eksotik, namun kali ini langit kelabu dan cuaca tidak menentu membuat segalanya tak bisa diprediksi.
En: The garden is famous for its exotic flowers and plants, but this time the gray sky and unpredictable weather made everything uncertain.
Id: Hujan turun kapan saja tanpa peringatan.
En: Rain would fall at any moment without warning.
Id: Ayu, di sisi lain, menikmati setiap detik perjalanan mereka di taman ini.
En: Ayu, on the other hand, was enjoying every second of their journey in the park.
Id: Dia terpesona dengan keindahan alam di sekitarnya.
En: She was captivated by the surrounding natural beauty.
Id: Tanpa mengetahui rencana Putra, Ayu terus mengagumi setiap bunga yang mekar, sesekali mengambil gambar untuk diunggah ke media sosial.
En: Unaware of Putra's plan, Ayu continued admiring each blooming flower, occasionally taking photos to upload to social media.
Id: Putra menyembunyikan cincin pertunangannya dengan hati-hati di dalam sakunya.
En: Putra carefully hid the engagement ring in his pocket.
Id: Dia menunggu saat yang tepat.
En: He waited for the right moment.
Id: Namun, kerumunan orang yang memenuhi taman membuatnya sulit menemukan momen tenang.
En: However, the crowd filling the garden made it difficult for him to find a quiet moment.
Id: Cuaca juga bermain tidak menentu, hujan tiba-tiba turun dan membuat semua berlarian mencari tempat berteduh.
En: The weather also played unpredictably, with rain suddenly pouring down, causing everyone to rush for shelter.
Id: Namun, Putra tidak kehilangan semangat.
En: Nevertheless, Putra did not lose his spirit.
Id: "Aku harus menunggu hujan berhenti," pikirnya sambil melihat sekeliling mencari tempat yang lebih sepi.
En: "I must wait for the rain to stop," he thought as he looked around for a quieter place.
Id: Ketika hujan reda, mereka berjalan menuju sebuah gazebo.
En: When the rain stopped, they walked toward a gazebo.
Id: Gazebo itu sedikit jauh dari keramaian.
En: The gazebo was a bit away from the crowd.
Id: Di situlah Putra merasa ini kesempatan yang baik.
En: That was when Putra felt this was a good opportunity.
Id: Tapi hujan lagi-lagi mengguyur dengan deras ketika mereka masuk ke dalam gazebo.
En: But once again, the rain poured heavily just as they entered the gazebo.
Id: Dengan jantung berdegup kencang, Putra menarik napas panjang.
En: With his heart pounding, Putra took a deep breath.
Id: Diiringi suara rintik hujan yang menari di atas atap gazebo, Putra menatap Ayu dengan penuh keyakinan.
En: Accompanied by the sound of raindrops dancing on the gazebo roof, Putra looked at Ayu with full confidence.
Id: "Ayu, aku ingin bertanya sesuatu," katanya, suaranya bergetar karena gugup.
En: "Ayu, I want to ask you something," he said, his voice trembling wi
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-14-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Di tengah keindahan warna-warni Taman Bunga Nusantara, terdapat Putra, seorang pria muda yang penuh harap dan cemas.
En: In the midst of the colorful beauty of Taman Bunga Nusantara, there was Putra, a young man full of hope and anxiety.
Id: Hari itu adalah Hari Valentine, dan Putra merasa ini adalah momen yang tepat untuk melamar Ayu, gadis yang sangat dicintainya.
En: That day was Valentine's Day, and Putra felt it was the perfect moment to propose to Ayu, the girl he loved deeply.
Id: Taman ini terkenal dengan bunga dan tanaman yang eksotik, namun kali ini langit kelabu dan cuaca tidak menentu membuat segalanya tak bisa diprediksi.
En: The garden is famous for its exotic flowers and plants, but this time the gray sky and unpredictable weather made everything uncertain.
Id: Hujan turun kapan saja tanpa peringatan.
En: Rain would fall at any moment without warning.
Id: Ayu, di sisi lain, menikmati setiap detik perjalanan mereka di taman ini.
En: Ayu, on the other hand, was enjoying every second of their journey in the park.
Id: Dia terpesona dengan keindahan alam di sekitarnya.
En: She was captivated by the surrounding natural beauty.
Id: Tanpa mengetahui rencana Putra, Ayu terus mengagumi setiap bunga yang mekar, sesekali mengambil gambar untuk diunggah ke media sosial.
En: Unaware of Putra's plan, Ayu continued admiring each blooming flower, occasionally taking photos to upload to social media.
Id: Putra menyembunyikan cincin pertunangannya dengan hati-hati di dalam sakunya.
En: Putra carefully hid the engagement ring in his pocket.
Id: Dia menunggu saat yang tepat.
En: He waited for the right moment.
Id: Namun, kerumunan orang yang memenuhi taman membuatnya sulit menemukan momen tenang.
En: However, the crowd filling the garden made it difficult for him to find a quiet moment.
Id: Cuaca juga bermain tidak menentu, hujan tiba-tiba turun dan membuat semua berlarian mencari tempat berteduh.
En: The weather also played unpredictably, with rain suddenly pouring down, causing everyone to rush for shelter.
Id: Namun, Putra tidak kehilangan semangat.
En: Nevertheless, Putra did not lose his spirit.
Id: "Aku harus menunggu hujan berhenti," pikirnya sambil melihat sekeliling mencari tempat yang lebih sepi.
En: "I must wait for the rain to stop," he thought as he looked around for a quieter place.
Id: Ketika hujan reda, mereka berjalan menuju sebuah gazebo.
En: When the rain stopped, they walked toward a gazebo.
Id: Gazebo itu sedikit jauh dari keramaian.
En: The gazebo was a bit away from the crowd.
Id: Di situlah Putra merasa ini kesempatan yang baik.
En: That was when Putra felt this was a good opportunity.
Id: Tapi hujan lagi-lagi mengguyur dengan deras ketika mereka masuk ke dalam gazebo.
En: But once again, the rain poured heavily just as they entered the gazebo.
Id: Dengan jantung berdegup kencang, Putra menarik napas panjang.
En: With his heart pounding, Putra took a deep breath.
Id: Diiringi suara rintik hujan yang menari di atas atap gazebo, Putra menatap Ayu dengan penuh keyakinan.
En: Accompanied by the sound of raindrops dancing on the gazebo roof, Putra looked at Ayu with full confidence.
Id: "Ayu, aku ingin bertanya sesuatu," katanya, suaranya bergetar karena gugup.
En: "Ayu, I want to ask you something," he said, his voice trembling wi