Episode Details

Back to Episodes
From Muddy Beginnings: Dewi's Journey in Balinese Traditions

From Muddy Beginnings: Dewi's Journey in Balinese Traditions

Published 1 month ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: From Muddy Beginnings: Dewi's Journey in Balinese Traditions
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-02-04-23-34-02-id

Story Transcript:

Id: Hujan baru saja reda di Ubud, Bali.
En: The rain had just cleared in Ubud, Bali.

Id: Pagi itu, suasana terasa sejuk dan segar.
En: That morning, the atmosphere felt cool and fresh.

Id: Kelompok siswa dari SMA Bali Murni berkumpul di pinggir sawah terasering yang indah, siap untuk memulai perjalanan belajar mengesankan mereka.
En: A group of students from SMA Bali Murni gathered by the edge of the beautiful terraced rice fields, ready to begin their impressive learning journey.

Id: Di antara mereka, Dewi berdiri dengan antusias, matanya berbinar-binar melihat hamparan hijau di depannya.
En: Among them, Dewi stood eagerly, her eyes sparkling as she gazed at the green expanse before her.

Id: “Ini kesempatan kita untuk belajar langsung, Dewi,” ujar Rama sambil tersenyum lebar.
En: "This is our chance to learn directly, Dewi," said Rama with a wide smile.

Id: Dewi mengangguk, merasakan semangat yang sama.
En: Dewi nodded, sharing the same enthusiasm.

Id: Seluruh kelompok mulai berjalan menyusuri pematang sawah.
En: The entire group began walking along the edges of the rice fields.

Id: Tanah yang lembut dan licin akibat hujan menjadi tantangan tersendiri.
En: The soft and slippery ground due to the rain posed its own challenge.

Id: Dewi berusaha menjaga keseimbangan, meski ada kekhawatiran di dalam dirinya.
En: Dewi tried to maintain her balance, though there was a worry inside her.

Id: Dia ingin sekali membuktikan kemampuannya dalam teknik bercocok tanam tradisional Bali yang telah banyak dipelajarinya dari buku.
En: She was eager to prove her skills in the traditional Balinese farming techniques she had learned so much about from books.

Id: Sang instruktur, Bapak Wayan, mulai menjelaskan cara menanam padi.
En: The instructor, Bapak Wayan, started to explain how to plant rice.

Id: "Perhatikan langkah-langkahnya baik-baik," katanya sambil mencontohkan dengan sabar.
En: "Pay close attention to the steps," he said, demonstrating patiently.

Id: Dewi mendengarkan dengan seksama, tetapi dia tahu tantangan sebenarnya adalah melakukannya sendiri di tanah berlumpur itu.
En: Dewi listened intently, but she knew the real challenge was doing it herself in the muddy ground.

Id: Ketika tiba giliran siswa untuk mencoba, Dewi merasakan debaran di dadanya.
En: When it was the students' turn to try, Dewi felt the pounding in her chest.

Id: Lumpur yang licin membuatnya ragu, namun dia ingin membuktikan dirinya.
En: The slippery mud made her hesitant, yet she wanted to prove herself.

Id: Rama, seakan menangkap kegelisahan Dewi, berkata, "Kamu bisa, Dewi.
En: Rama, as if sensing Dewi's unease, said, "You can do it, Dewi.

Id: Aku akan membantumu.
En: I'll help you."

Id: "Dewi menguatkan hati, lalu maju ke depan.
En: Dewi gathered her courage and stepped forward.

Id: Dengan rama di sisinya memberi semangat, Dewi mulai menanam bibit padi.
En: With Rama by her side encouraging her, Dewi began to plant the rice seeds.

Id: Awalnya tangannya gemetar, tapi perlahan dia menemukan irama yang benar.
En: At first, her hands trembled, but slowly she found the right rhythm.

Id: Satu per satu, langkah-langkah yang dia pelajari menjadi nyata.
En: One by one, the steps she had learned became a reality.

Id: Rama memperhatikan dengan kagum.
En: Rama
Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us