Episode Details
Back to Episodes
Conquering Storms: Dewi and Raka's Unplanned Adventure
Published 1 month, 3 weeks ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Conquering Storms: Dewi and Raka's Unplanned Adventure
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-01-13-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Gemuruh pesawat terdengar di Soekarno–Hatta International Airport.
En: The rumble of airplanes was heard at Soekarno–Hatta International Airport.
Id: Langit abu-abu menggantung rendah, hujan rintik-rintik membasahi kaca terminal.
En: The gray sky hung low, and drizzling rain wetted the terminal windows.
Id: Dewi duduk di ruang tunggu, memegang tas kerjanya erat-erat.
En: Dewi sat in the waiting room, clutching her work bag tightly.
Id: Dia baru saja menerima kabar bahwa dia harus pergi dalam perjalanan kerja mendadak.
En: She had just received news that she had to go on an unexpected business trip.
Id: Hal ini membuatnya gelisah.
En: This made her anxious.
Id: Dewi adalah seseorang yang terbiasa merencanakan segalanya dengan rapi.
En: Dewi was someone who was used to meticulously planning everything.
Id: Di sebelahnya, Raka terlihat santai.
En: Next to her, Raka looked relaxed.
Id: Ia menikmati secangkir kopi sambil bercakap-cakap dengan rekan kerja lainnya.
En: He was enjoying a cup of coffee while chatting with other coworkers.
Id: Meski dadakan, Raka tampak menikmati tantangan ini.
En: Despite the sudden nature of the trip, Raka seemed to relish the challenge.
Id: Dalam hati, dia ingin membuktikan bahwa dirinya bisa memimpin proyek besar.
En: In his heart, he wanted to prove that he could lead a major project.
Id: Saat nama mereka dipanggil untuk menaiki pesawat, Dewi merasa sedikit tegang.
En: When their names were called to board the plane, Dewi felt slightly tense.
Id: Dia memutuskan untuk memberi Raka kesempatan memimpin proyek ini.
En: She decided to give Raka the opportunity to lead this project.
Id: "Raka, kamu yang pimpin ya.
En: "Raka, you lead, okay?
Id: Aku dukung dari belakang," katanya sambil tersenyum paksa.
En: I'll support from behind," she said with a forced smile.
Id: Raka mengangguk, yakin bahwa dia bisa melakukannya.
En: Raka nodded, confident that he could do it.
Id: Perjalanan menuju Singapura memakan waktu singkat.
En: The journey to Singapore was brief.
Id: Setibanya di lokasi proyek, hujan turun semakin deras.
En: Upon arrival at the project site, the rain fell even harder.
Id: Tantangan tak terduga datang saat mereka mengetahui bahwa salah satu alat penting tertinggal di Jakarta.
En: An unexpected challenge arose when they discovered that an important piece of equipment had been left in Jakarta.
Id: Dewi merasa ingin segera mengambil alih, tetapi mengingat keputusannya, dia menahan diri.
En: Dewi felt the urge to take over immediately, but remembering her decision, she held back.
Id: Raka memutar otak, mencari solusi cepat.
En: Raka racked his brain, seeking a quick solution.
Id: Dalam suasana yang cukup menegangkan, dia berhasil menemukan alat pengganti dengan bantuan lokal.
En: In a somewhat tense situation, he managed to find a replacement tool with local help.
Id: Situasi yang hampir memburuk dapat diatasi, proyek berhasil dimulai kembali.
En: A situation that was nearly disastrous was resolved, and the project was able to restart.
Id: Melihat keberhasilan Raka, Dewi merasa lega.
En: Seeing Raka's success, Dewi felt relieved.
Id: Proyek tersebut akhirnya berhasil diselesaikan tepat waktu.
En: The project was finally completed on time.
Id
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2026-01-13-08-38-20-id
Story Transcript:
Id: Gemuruh pesawat terdengar di Soekarno–Hatta International Airport.
En: The rumble of airplanes was heard at Soekarno–Hatta International Airport.
Id: Langit abu-abu menggantung rendah, hujan rintik-rintik membasahi kaca terminal.
En: The gray sky hung low, and drizzling rain wetted the terminal windows.
Id: Dewi duduk di ruang tunggu, memegang tas kerjanya erat-erat.
En: Dewi sat in the waiting room, clutching her work bag tightly.
Id: Dia baru saja menerima kabar bahwa dia harus pergi dalam perjalanan kerja mendadak.
En: She had just received news that she had to go on an unexpected business trip.
Id: Hal ini membuatnya gelisah.
En: This made her anxious.
Id: Dewi adalah seseorang yang terbiasa merencanakan segalanya dengan rapi.
En: Dewi was someone who was used to meticulously planning everything.
Id: Di sebelahnya, Raka terlihat santai.
En: Next to her, Raka looked relaxed.
Id: Ia menikmati secangkir kopi sambil bercakap-cakap dengan rekan kerja lainnya.
En: He was enjoying a cup of coffee while chatting with other coworkers.
Id: Meski dadakan, Raka tampak menikmati tantangan ini.
En: Despite the sudden nature of the trip, Raka seemed to relish the challenge.
Id: Dalam hati, dia ingin membuktikan bahwa dirinya bisa memimpin proyek besar.
En: In his heart, he wanted to prove that he could lead a major project.
Id: Saat nama mereka dipanggil untuk menaiki pesawat, Dewi merasa sedikit tegang.
En: When their names were called to board the plane, Dewi felt slightly tense.
Id: Dia memutuskan untuk memberi Raka kesempatan memimpin proyek ini.
En: She decided to give Raka the opportunity to lead this project.
Id: "Raka, kamu yang pimpin ya.
En: "Raka, you lead, okay?
Id: Aku dukung dari belakang," katanya sambil tersenyum paksa.
En: I'll support from behind," she said with a forced smile.
Id: Raka mengangguk, yakin bahwa dia bisa melakukannya.
En: Raka nodded, confident that he could do it.
Id: Perjalanan menuju Singapura memakan waktu singkat.
En: The journey to Singapore was brief.
Id: Setibanya di lokasi proyek, hujan turun semakin deras.
En: Upon arrival at the project site, the rain fell even harder.
Id: Tantangan tak terduga datang saat mereka mengetahui bahwa salah satu alat penting tertinggal di Jakarta.
En: An unexpected challenge arose when they discovered that an important piece of equipment had been left in Jakarta.
Id: Dewi merasa ingin segera mengambil alih, tetapi mengingat keputusannya, dia menahan diri.
En: Dewi felt the urge to take over immediately, but remembering her decision, she held back.
Id: Raka memutar otak, mencari solusi cepat.
En: Raka racked his brain, seeking a quick solution.
Id: Dalam suasana yang cukup menegangkan, dia berhasil menemukan alat pengganti dengan bantuan lokal.
En: In a somewhat tense situation, he managed to find a replacement tool with local help.
Id: Situasi yang hampir memburuk dapat diatasi, proyek berhasil dimulai kembali.
En: A situation that was nearly disastrous was resolved, and the project was able to restart.
Id: Melihat keberhasilan Raka, Dewi merasa lega.
En: Seeing Raka's success, Dewi felt relieved.
Id: Proyek tersebut akhirnya berhasil diselesaikan tepat waktu.
En: The project was finally completed on time.
Id