Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Senin, 12 Januari 2026 - Rencana Tuhan jauh lebih besar

Edisi Hari Senin, 12 Januari 2026 - Rencana Tuhan jauh lebih besar

Published 5 months, 1 week ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 12 Januari 2026


Bacaan:

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)


Renungan:

Dikisahkan ada sekumpulan ulat sedang berupaya keluar dari kepompong yang nantinya akan menjadi kupu-kupu yang indah. Di tengah kerja keras itu, seorang petani ulat menarik dan memasukkan ulat-ulat itu ke dalam sebuah wadah yang berisi air panas. Kumpulan ulat itu pun akhirnya mati semua. Setelah ditiriskan dan dijemur, sang petani memisahkan gulungan putih yang melekat pada setiap ulat. Setelah serat-serat itu terkumpul, diproseslah menjadi bahan pakaian, yakni kain sutra yang harganya sangat mahal. Ulat-ulat itu memang tidak pernah menjadi kupu-kupu yang indah, yang menghiasi taman-taman, namun mereka tetap berguna, bahkan memberi nilai yang berbeda bagi manusia.

Mari kita renungkan. Apakah ada sebuah kejadian yang membuat mimpi-mimpi kita hancur? Ada orang yang karena kecelakaan maut, menguburkan banyak impian besar mereka. Karena kecelakaan lalu harus duduk di kursi roda, ada yang sampai tidak jadi menikah. Karena kecelakaan mobil, ada yang gagal kuliah di luar negeri, lalu harus kembali ke tanah air dan menjalani pengobatan. Semua alur kisah, segala rencana berantakan sudah, tak seperti yang mereka pikir selama ini. Stress, depresi pasti. Namun mereka memilih bangkit dari keterpurukan dan menata hidup kembali. Mereka memimpikan mimpi yang baru, yang lebih besar, yang lebih gila dari sebelumnya. Mereka menjalani hidup yang sama sekali berbeda. Tak mudah memang menerima kenyataan yang ada, tetapi jika orang-orang itu bisa melalui badai yang ada, kita pun seharusnya bisa melewati hal serupa.

Tidak semua mimpi menjadi kenyataan, itu fakta. Tidak segala yang kita rencanakan, sekalipun sudah sedemikian matang akan terjadi. Memang membutuhkan waktu untuk memulihkan diri, perlu proses untuk menghadapi mimpi buruk itu. Akan tetapi percayalah jika Tuhan mengizinkan meruntuhkan semua mimpi kita, berarti la sedang merancang sesuatu yang lebih besar, yang lebih dahsyat bagi kehidupan pribadi dan karir kita. Imanilah itu! Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih untuk setiap peristiwa dalam hidupku yang tidak kuinginkan dan itu terjadi. Aku mengimani bahwa itu adalah bagian dari rencana-Mu untuk mewujudkan rancangan terbaik-Mu bagi hidupku. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us