Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Rabu, 31 Desember 2025 - Tuhan Membutuhkan kita menjadi saluran kasihNya
Description
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 31 Desember 2025
Bacaan:
"Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar, tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu." (Yesaya 59-1-2)
Renungan:
Banyak pengikut Yesus yang berdoa agar Tuhan menyertal kehidupannya, namun di sisi lain mereka kurang menghargai penyertaan Tuhan. Mungkin kita bertanya. "Kapan saya tidak menghargai penyertaan Tuhan?" Jawabnya adalah ketika kita tidak lagi hidup dalam ketaatan dan lebih memilih menuruti keinginan daging; ketika kita membenci orang lain dan tidak mau mengampuni; ketika kita berbohong; ketika kita mengabaikan jam-jam doa dan kesempatan untuk beribadah di gereja serta malas untuk membaca Firman Tuhan; ketika kita berdoa supaya usaha suami/ Istri diberkati dan anak-anak diberi ketaatan pada orang tua, pandai sehingga naik kelas, tetapi gadget telah menyita waktu dan perhatian kita terhadap suami/istri atau anak-anak; ketika kita menutup mata terhadap orang miskin, lemah dan menderita, dsb. Saat kita melakukan itu semua, itu artinya kita sedang tidak menghargai penyertaan Tuhan. Akibatnya adalah. "Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama (2 Tim 3:2-7).
Marilah kita mengintrospeksi diri, kalau hari ini kesetiaan kita dengan pasangan mulai luntur; atau perhatian kita terhadap anak-anak mulai berkurang; atau anak-anak mulai memberontak terhadap kita, mungkin dalam hal ini kita harus lebih lagi menghargai penyertaan Tuhan terhadap hidup kita dan mensyukuri semua yang Tuhan berikan untuk kita. Ingatlah. Tuhan membutuhkan kita untuk menjadi saluran kasih bagi orang-orang di sekitar kita. Jangan sampai saluran kasih itu menjadi racun yang mematikan bagi kehidupan orang-orang di sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berjanji untuk tidak pernah meninggalkan aku. Namun karena dosa dan kelalaianku, mengakibatkan aku menyembunyikan diri terhadap-Mu. Ajarilah aku untuk mulai menghargai setiap penyertaan dan berkat-berkat yang telah Kau curahkan kepadaku. Jangan biarkan nafsu duniawi menyita waktu ku untuk Engkau dan keluargaku. Yesus masuklah dalam diriku, dan kuasailah hati dan pikiranku, agar aku dapat menjadi saluran berkat bagi pasangan, anak-anak, orang tua dan sesamaku. Amin. (Dod).