Episode Details
Back to Episodes
Reunited Amidst Rituals: A Family's Journey to Forgiveness
Published 2 months, 3 weeks ago
Description
Fluent Fiction - Indonesian: Reunited Amidst Rituals: A Family's Journey to Forgiveness
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-12-17-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Matahari terbenam dengan indah di atas Tanah Lot.
En: The sun set beautifully over Tanah Lot.
Id: Gelombang ombak memecah di bebatuan sekitarnya.
En: Waves crashed against the surrounding rocks.
Id: Aroma dupa dan bunga memenuhi udara.
En: The scent of incense and flowers filled the air.
Id: Hari ini adalah hari Galungan, waktu suci bagi umat Hindu Bali.
En: Today was Galungan, a sacred time for Balinese Hindus.
Id: Tempat ini dipenuhi warga yang mengenakan pakaian adat, membawa sesaji.
En: The place was filled with people dressed in traditional attire, carrying offerings.
Id: Di antara keramaian, berdiri Budi, Lina, dan Tari.
En: Among the crowd stood Budi, Lina, and Tari.
Id: Sudah lama mereka tidak berkumpul bersama.
En: It had been a long time since they last gathered together.
Id: Budi, kakak tertua, berdiri dengan raut wajah serius.
En: Budi, the eldest sibling, stood with a serious expression.
Id: Ia merasa berat menanggung rasa bersalah dari masa lalu.
En: He felt the heavy burden of guilt from the past.
Id: Lina, adik tengah yang sukses, berdiri sedikit menjauh.
En: Lina, the successful middle sister, stood a bit apart.
Id: Ia menyimpan rasa kecewa pada Budi.
En: She harbored feelings of disappointment toward Budi.
Id: Sedangkan Tari, adik bungsu yang selalu mencoba mendamaikan, melihat keduanya dengan harapan.
En: Meanwhile, Tari, the youngest sister who always tried to mediate, looked at both of them with hope.
Id: "Budi, apa kamu sungguh ingin menyelesaikan ini?
En: "Budi, do you really want to resolve this?"
Id: " tanya Tari lembut, berharap bisa memahami lebih dalam perasaan saudaranya.
En: Tari asked gently, hoping to better understand her sibling's feelings.
Id: Budi mengangguk dengan tegas, "Aku ingin kita kembali menjadi keluarga.
En: Budi nodded firmly, "I want us to be a family again.
Id: Galungan ini harus menjadi awal yang baru.
En: This Galungan should be a new beginning."
Id: "Lina menatap ke lautan.
En: Lina gazed at the ocean.
Id: "Kenapa sekarang?
En: "Why now?
Id: Kenapa bukan dulu saat kita membutuhkanku?
En: Why not back when we needed you?"
Id: " sindirnya dengan nada kesal.
En: she retorted with an irritated tone.
Id: Budi menarik nafas panjang.
En: Budi took a deep breath.
Id: "Aku menyesal, Lina.
En: "I regret it, Lina.
Id: Aku tahu aku salah.
En: I know I was wrong.
Id: Tapi kalau kita tidak menyelesaikan ini sekarang, kapan lagi?
En: But if we don't resolve this now, then when?"
Id: "Tari mendekati Lina.
En: Tari approached Lina.
Id: "Kak Budi sudah berubah, Lina.
En: "Big brother has changed, Lina.
Id: Aku ingat masa kecil kita, kita pernah sangat dekat.
En: I remember when we were kids, we were so close.
Id: Apa kamu tidak merindukan itu?
En: Don't you miss that?"
Id: "Air mata mulai menggenang di mata Lina.
En: Tears began to well up in Lina's eyes.
Id: "Aku merindukannya, tapi tetap sulit memaafkan begitu saja.
En: "I do miss it, but it's still hard to just forgive."
Id: "Sebelum Lina bisa menahan, air mata jatuh.
En: Before she could stop it, tears fell.
Id: Budi melangkah maju, tangannya gemetar.
En: Budi step
Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-12-17-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Matahari terbenam dengan indah di atas Tanah Lot.
En: The sun set beautifully over Tanah Lot.
Id: Gelombang ombak memecah di bebatuan sekitarnya.
En: Waves crashed against the surrounding rocks.
Id: Aroma dupa dan bunga memenuhi udara.
En: The scent of incense and flowers filled the air.
Id: Hari ini adalah hari Galungan, waktu suci bagi umat Hindu Bali.
En: Today was Galungan, a sacred time for Balinese Hindus.
Id: Tempat ini dipenuhi warga yang mengenakan pakaian adat, membawa sesaji.
En: The place was filled with people dressed in traditional attire, carrying offerings.
Id: Di antara keramaian, berdiri Budi, Lina, dan Tari.
En: Among the crowd stood Budi, Lina, and Tari.
Id: Sudah lama mereka tidak berkumpul bersama.
En: It had been a long time since they last gathered together.
Id: Budi, kakak tertua, berdiri dengan raut wajah serius.
En: Budi, the eldest sibling, stood with a serious expression.
Id: Ia merasa berat menanggung rasa bersalah dari masa lalu.
En: He felt the heavy burden of guilt from the past.
Id: Lina, adik tengah yang sukses, berdiri sedikit menjauh.
En: Lina, the successful middle sister, stood a bit apart.
Id: Ia menyimpan rasa kecewa pada Budi.
En: She harbored feelings of disappointment toward Budi.
Id: Sedangkan Tari, adik bungsu yang selalu mencoba mendamaikan, melihat keduanya dengan harapan.
En: Meanwhile, Tari, the youngest sister who always tried to mediate, looked at both of them with hope.
Id: "Budi, apa kamu sungguh ingin menyelesaikan ini?
En: "Budi, do you really want to resolve this?"
Id: " tanya Tari lembut, berharap bisa memahami lebih dalam perasaan saudaranya.
En: Tari asked gently, hoping to better understand her sibling's feelings.
Id: Budi mengangguk dengan tegas, "Aku ingin kita kembali menjadi keluarga.
En: Budi nodded firmly, "I want us to be a family again.
Id: Galungan ini harus menjadi awal yang baru.
En: This Galungan should be a new beginning."
Id: "Lina menatap ke lautan.
En: Lina gazed at the ocean.
Id: "Kenapa sekarang?
En: "Why now?
Id: Kenapa bukan dulu saat kita membutuhkanku?
En: Why not back when we needed you?"
Id: " sindirnya dengan nada kesal.
En: she retorted with an irritated tone.
Id: Budi menarik nafas panjang.
En: Budi took a deep breath.
Id: "Aku menyesal, Lina.
En: "I regret it, Lina.
Id: Aku tahu aku salah.
En: I know I was wrong.
Id: Tapi kalau kita tidak menyelesaikan ini sekarang, kapan lagi?
En: But if we don't resolve this now, then when?"
Id: "Tari mendekati Lina.
En: Tari approached Lina.
Id: "Kak Budi sudah berubah, Lina.
En: "Big brother has changed, Lina.
Id: Aku ingat masa kecil kita, kita pernah sangat dekat.
En: I remember when we were kids, we were so close.
Id: Apa kamu tidak merindukan itu?
En: Don't you miss that?"
Id: "Air mata mulai menggenang di mata Lina.
En: Tears began to well up in Lina's eyes.
Id: "Aku merindukannya, tapi tetap sulit memaafkan begitu saja.
En: "I do miss it, but it's still hard to just forgive."
Id: "Sebelum Lina bisa menahan, air mata jatuh.
En: Before she could stop it, tears fell.
Id: Budi melangkah maju, tangannya gemetar.
En: Budi step