Episode Details
Back to Episodes
🌸 Bagian 5 — Dari Hachinohe ke Kuji: Menyusuri Jalur Laut dan Waktu
Description
🌸 Bagian 5 — Dari Hachinohe ke Kuji: Menyusuri Jalur Laut dan Waktu
🌿 Part 5 — From Hachinohe to Kuji: Along the Coastline Through Time
⸻
🇮🇩 Bahasa Indonesia
Perjalanan kita kini bergerak ke selatan, meninggalkan kota pesisir Hachinohe menuju Kuji, sebuah rute yang memadukan pemandangan laut yang menakjubkan, suasana pedesaan Jepang, dan sejarah yang terasa hidup di setiap pemberhentian.
Cara terbaik untuk menikmati rute ini adalah dengan naik Aoimori Railway dan kemudian melanjutkan dengan Sanriku Railway Rias Line, jalur kereta lokal yang terkenal dengan pemandangan pantainya yang spektakuler. Kereta bergerak perlahan di sepanjang garis pantai Pasifik, memberi waktu untuk menikmati setiap lengkung bukit dan hamparan laut biru yang seolah tak berujung.
Di sepanjang perjalanan, ada beberapa pemberhentian menarik yang patut dijelajahi. Salah satunya adalah Tanesashi Coast, yang terbentang luas dengan padang rumput alami dan ombak yang bergulung lembut. Jika Anda datang saat cuaca cerah, garis cakrawala terlihat sangat jelas — sebuah tempat yang sempurna untuk berjalan santai sebelum naik kereta berikutnya.
Selanjutnya, kereta melewati kota kecil seperti Same dan Hashikami, di mana kehidupan sehari-hari penduduk pesisir terlihat jelas: nelayan memperbaiki jaring, anak-anak berjalan pulang dari sekolah, dan warung kecil di dekat stasiun menjual onigiri dan teh hangat. Suasana ini memberikan rasa perjalanan yang pelan namun penuh makna — seolah-olah waktu mengalir dengan ritme yang berbeda dari kota besar.
Setibanya di Kuji, nuansa berubah lagi. Kuji dikenal sebagai “Gerbang Utara Sanriku” dan memiliki sejarah panjang sebagai pelabuhan penting. Kota ini juga terkenal dengan tradisi ama, penyelam perempuan yang mencari kerang dan rumput laut secara tradisional tanpa alat bantu selam. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan pertunjukan menyelam tradisional atau mengunjungi Ama Museum, tempat Anda bisa memahami bagaimana kehidupan pesisir diwariskan lintas generasi.
Tak jauh dari pusat kota, Kuji Amber Museum menjadi daya tarik unik. Kuji merupakan satu-satunya lokasi di Jepang dengan tambang amber aktif. Di sini, Anda dapat melihat perhiasan amber, fosil serangga prasejarah, dan bahkan mencoba menambang amber kecil sendiri — pengalaman yang jarang ditemukan di tempat lain.
Perjalanan dari Hachinohe ke Kuji bukan hanya tentang jarak yang ditempuh, tetapi tentang mengikuti aliran kehidupan pesisir Jepang: laut yang tenang, kereta yang bergerak perlahan, dan desa-desa yang masih menjaga ritme alami mereka. Dalam lima puluh kilometer ini, Anda melintasi ruang dan waktu — dari pasar pagi yang sibuk hingga keheningan laut yang dalam.
We now head south from the coastal city of Hachinohe to Kuji, following a route that blends stunning ocean views, rural charm, and living history at every stop.
🌿 Part 5 — From Hachinohe to Kuji: Along the Coastline Through Time (Summary)
This journey heads south from Hachinohe to Kuji, following one of Japan’s most scenic coastal railway routes. Taking the Aoimori Railway and Sanriku Railway Rias Line, the train moves slowly along the Pacific Ocean, revealing grassy coastlines, fishing towns, and endless blue horizons.
Stops like Tanesashi Coast offer peaceful seaside walks, while towns such as Same and Hashikami give glimpses of authentic rural life — fishermen at work, children on their way home, and small tea stalls near quiet stations.
In Kuji, the atmosphere changes. Known as the “Northern Gateway of Sanriku,” it’s famous for ama divers, women who free-dive for shellfish and seaweed, and for the Kuji Amber Museum, Japan’s only active amber mine.
Traveling from Hachinohe to Kuji is more than a train ride — it’s a passage through landscapes, traditions, and time i