Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Jumat, 7 Juni 2024 - Berlaku adil dan membela hak-hak orang lemah

Edisi Hari Jumat, 7 Juni 2024 - Berlaku adil dan membela hak-hak orang lemah

Published 2 years ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 7Juni 2024


Bacaan:

"Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan malapetaka kepadamu, Aku akan menyapu engkau dan melenyapkan setiap orang laki-laki dari keluarga Ahab, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel." (1 Raja-raja 21:21)


Renungan:

Raja Ahab sangat tertarik pada kebun anggur yang merupakan warisan yang dimiliki oleh Nabot, karena kebun anggur itu berada di samping istananya, di Yizreel. Raja Ahab begitu menginginkannya dan sangat kesal ketika Nabot menolak untuk menjualnya atau menukarkan kebun anggur itu dengan kebun anggur yang lebih baik yang ditawarkannya. Sebagai seorang penguasa Israel, Raja Ahab tentu sangat mengetahui peraturan di atas. la tahu persis bahwa ia tidak bisa berbuat apa-apa jika Nabot tidak mau melepaskan kebun anggur warisan leluhurnya. Ketika Izebel, permaisuri Ahab mengetahui penyebab kekesalan hati suaminya, ia pun mengatur strategi yang licik. la memfitnah Nabot dengan skenario bahwa Nabot telah mengutuki Allah dan Raja Israel di depan orang-orang dursila. Skenario ini akhirnya membuat Nabot mati dilempari dengan batu. Kematian Nabot memberi keleluasaan bagi Raja Ahab untuk mengambil alih kebun anggur warisan leluhurnya. Perbuatan jahat Raja Ahab yang didukung oleh Izebel sampai di hadapan Allah dan Dia mengutus Elia untuk menegor Raja Ahab. Elia pun menyampaikan hukuman yang akan ditanggung oleh keluarga Ahab sebagai akibat dari pembunuhan berencana itu.

Pada masa pelayanannya, Elia dengan tegas menangani kelaliman, baik secara rohani maupun fisik. Elia tampil penuh keberanian untuk membela hak Nabot yang tak berdaya. Elia menyampaikan kepada Raja Ahab, "Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ jugalah anjing akan menjilat darahmu." Rupanya hukuman itu belum cukup setimpal dan Elia menambahkan, "Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan malapetaka kepadamu, Aku akan menyapu engkau dan melenyapkan setiap orang laki-laki dari keluarga Ahab, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel." Keberanian dan sikap tegas Elia ini merupakan ungkapan pembelaan seorang nabi yang berpihak pada keadilan. Di sini jelaslah bahwa Elia menjadi pembela bagi rakyat kecil. Nabi yang benar akan membela

orang kecil yang diperlakukan semena-mena oleh mereka yang berkuasa.

Hari ini Alkitab menceritakan bahwa ketika kejahatan merajalela atau penindasan terjadi secara luar biasa seperti yang dilakukan oleh keluarga Ahab, maka Tuhan akan menghadapinya secara luar biasa pula. Pembelaan Tuhan terhadap orang tertindas nyata. Karena itu marilah kita berlaku adil dan senantiasa berdiri membela hak-hak orang lemah. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, bantulah aku agar berani menyatakan kebenaran-Mu untuk membela orang-orang yang teraniaya. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us