Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Sabtu, 23 Maret 2024 - Ijinkan Dia mengisi Kekosongan Hati Kita

Edisi Hari Sabtu, 23 Maret 2024 - Ijinkan Dia mengisi Kekosongan Hati Kita

Published 2 years, 2 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Sabtu, 23 Maret 2024


Bacaan:

"Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia." (Mazmur 103:13)


Renungan:

Felisia terbuang dari sejak lahir. Saat ibunya sedang mengandung dirinya, ayahnya berselingkuh dan jarang pulang ke rumah. Ibunya selalu menjadi sasaran amukan ayahnya. Hal ini membuat ibunya marah dan membenci Felisia yang sedang ia kandung. Akhirnya, ibunya membuang anak itu ke tong sampah di depan rumah sepasang suami-istri yang kaya. Anak itu akhirnya dirawat oleh pasangan kaya tersebut dan dianggap seperti anak kandungnya sendiri. Namun setelah dewasa, Felisia tetap merasakan kekosongan besar di hatinya. la rindu ayah kandungnya. Suatu ketika ibunya bertemu kembali dengan Felisia dan menceritakan bagaimana kejahatan yang ayahnya lakukan dahulu. Felisia terkejut, namun hati kecilnya tetap tidak rela, ia mau bertemu ayahnya. Di saat itulah ibunya membentak, "Anggap saja ayahmu tidak ada! Kalau dia mau peduli sama kamu, harusnya sudah dari dulu! Jangan pikirkan dia lagi, anggap sudah mati!" Felisia hanya bisa menangis sejadi-jadinya. Dirinya yang sebelumnya kelihatan seperti wanita tangguh, kini terlihat sangat rapuh. Meskipun ia telah mendapatkan orang tua pengganti yang sangat mengasihinya, dan juga bertemu kembali dengan ibu kandungnya, tetapi itu tetap tidak cukup. Sampai saat ini hati kecil Felisia masih menjerit, "Ayah! Di mana kamu berada? Aku ingin bertemu Ayah satu kali saja sebelum aku mati!"

Banyak orang mengalami tragedi yang serupa seperti yang dialami Felisia. Beberapa orang terlahir tanpa sosok ibu, beberapa terlahir tanpa sosok ayah. Ada yang terlahir tanpa sosok keduanya dengan berbagai macam sebab, entah karena orang tuanya meninggal, atau karena mereka sengaja menelantarkan anaknya. Kekosongan itu begitu menggigit perasaan dan hati setiap orang yang mengalaminya. Kenyamanan hidup di dunia dan segala sesuatu yang dunia tawarkan tidak cukup untuk mengisi kekosongan itu. Jadi, dengan apakah hati yang kosong karena kehilangan figur orang tua itu harus diisi?

Hanya ada satu Pribadi yang bisa mengisi kekosongan hati kita, yaitu Tuhan. Mengapa demikian? Karena hanya Tuhan yang sanggup memberikan kasih sayang sejati yang kita butuhkan. Pemazmur mengenal betul Pribadi Tuhan yang begitu menyayangi anak-anakNya. Semua air mata yang berderai keluar dari matanya, dan semua doa-doa serta harapan yang keluar dari mulutnya, selalu diperhatikan Tuhan. Tuhan mengerti betul apa yang anak- anak-Nya rasakan. Dia tahu ada kekosongan di dalam hati anak-anak-Nya. Yang Dia mau adalah agar anak-anak-Nya bersedia membuka hati bagi-Nya untuk mengisi kekosongan itu. Namun, Tuhan tidak akan memaksa kita, semua tergantung kesediaan kita menerima-Nya di dalam hati kita. Mari, izinkan Tuhan mengisi kekosongan hati kita. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, masuklah ke dalam hatiku dan penuhi aku dengan kasih-Mu. Karena aku sangat merindukan sentuhan dan pelukan cinta-Mu. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us