Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Rabu, 6 Maret 2024 - Tetap tekun, setia dan berserah padaNya
Description
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 6 Maret 2024
Bacaan:
"Aku menyangka dalam kebingunganku: "Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu." Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong." (Mazmur 31:23)
Renungan:
Ada seorang wanita yang berdoa dan percaya bahwa suaminya bisa datang ke gereja bersamanya. Hal ini berlangsung dari tahun ke tahun. Dia sangat bertekad dan bersemangat. Dia melakukan segalanya yang dia bisa. Wanita ini meletakkan ayat firman Tuhan di seluruh rumahnya. Ia selalu meninggalkan Alkitabnya terbuka, dengan berharap suaminya bisa tertarik untuk membacanya. Wanita ini juga selalu mendorong suaminya untuk datang ke gereja bersamanya. Terlepas dari semua yang sudah dilakukan wanita ini, suaminya tetap tidak berubah. Setelah beberapa, hal ini mulai membuatnya frustasi dan putus asa. Dia kehilangan sukacitanya Dia tidak memiliki semangat seperti dulu. Akhirnya dengan putus asa dan kecewa dia berkata kepada pembimbing rohaninya, "Pak, saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya lakukan." Pembimbing rohaninya mengatakan padanya bahwa hal terbaik yang bisa dia lakukan adalah melepaskan seluruh masalahnya, dan menyerahkannya kepada Tuhan. Kemudian pembimbing rohaninya berkata lagi, "Anda sudah melakukan semua yang dapat Anda lakukan, Anda telah berdoa. Anda sudah percaya. Sekarang letakkan semua di atas mezbah Tuhan dan berkata, "Tuhan, jika dia tidak pernah akan datang ke gereja sekalipun, saya masih akan bahagia. Tuhan, jika dia tidak pernah berubah, saya masih akan memercayai Engkau sepenuhnya." Kemudian wanita itu menyerahkan suaminya pada Tuhan, dan dia menjadi orang yang berbeda. Kini, dari minggu ke minggu selalu tampak senyum lebar di wajahnya. Dia tidak marah atau frustasi lagi. Dia menikmati hidupnya dan memercayai Allah. Lalu sekitar dua tahun kemudian pada suatu Minggu pagi, tiba-tiba, suaminya berkata, "Aku ingin pergi ke gereja dengan kamu hari ini." Wanita ini hampir pingsan! Ini benar-benar keinginan dari suaminya sendiri. Sejak saat itu suaminya selalu ikut ke gereja. Itu sudah lebih dari empat tahun yang lalu, dan sekarang mereka berdua hampir tidak pernah melewatkan setiap ibadah gereja.
Mungkin saat ini kita memiliki beberapa hal yang perlu kita serahkan kepada Tuhan. Apakah ada orang-orang yang membuat kita frustasi karena mereka tidak berubah? Apakah ada keadaan atau situasi sulit yang belum juga berubah sesuai dengan harapan dan keinginan kita? Jangan lagi gelisah, mari berkata, "Tuhan Yesus Kristus, saya sudah melakukan semua yang bisa saya lakukan. Saya tidak akan menjalani hidup saya dengan marah lagi. Saya tahu hanya Engkau Tuhan Yesus Kristus yang dapat mengubah orang dan mengubah keadaan. Jadi saya akan melakukan yang terbaik dan mengizinkan Engkau yang berdaulat untuk mengerjakan yang terbaik bagiku." Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, saya serahkan semua orang-orang yang saya kasihi. Berkatilah mereka dan ubahlah mereka menjadi pribadi pembawa damai. Amin. (Dod).