Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Minggu, 18 Februari 2024 - Lakukan hal yang berkenan bagiNya
Description
Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 18 Februari 2024
Bacaan:
"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu — sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya." (Zakharia 2:8)
Renungan:
Suatu hari ada seorang anak laki-laki berusia 1 tahun yang sedang asyik bermain di dekat ayahnya di tempat kerja. Ia membuka dompet ayahnya dan mulai mengambil uang yang ada disana. Ia melihat ayahnya menulis di secarik kertas, kemudian ia pun mulai merangkak mencari pulpen atau sepidol dan mulai mengikuti ayahnya menulis di kertas yang dia temukan di dompet. Beberapa jam kemudian, ketika sang ayah telah menyelesaikan pekerjaannya, dia terkejut melihat putranya mencoret-coret semua uang di dompetnya sambil tertawa. Anak kecil itu tidak pernah mengerti betapa berharganya kertas yang ia tulis.
Apa yang dilakukan anak kecil tadi memang salah, namun kesalahan yang diperbuatnya disebabkan karena ia tidak mengerti bahwa kertas yang ia temukan itu sangat berharga bagi keluarganya. Ia hanya mengikuti apa yang ayahnya lakukan yakni mencoret-coret kertas. Demikian juga dengan kehidupan kita. Sebagai anak Tuhan kadang kita tidak mengetahui betapa berharganya hidup ini, sehingga kita pun mulai "mencorat-coret" kehidupan kita, dengan melakukan hal-hal yang tidak berguna dan sia-sia. Tubuh yang sangat berharga ini, yang merupakan bait Allah justru akrab dengan alkohol, rokok dan narkoba. Banyak juga orang merusak hidupnya dengan memuaskan diri secara terus menerus dengan hal-hal yang berbau pornografi. Sementara orang yang lain sengaja menghancurkan hidupnya sendiri dengan dendam, amarah, keputusasaan, rasa frustasi bahkan melakukan tindakan bunuh diri. Itu semua mereka lakukan karena tidak mengerti seberapa bernilainya hidup ini di hadapan Tuhan.
Mari kita belajar agar mulai hari ini kita tidak lagi melakukan kebodohan-kebodohan seperti itu. Hargai kehidupan kita karena kita sungguh memiliki nilai yang berharga bagi Tuhan. Kalau hidup kita tidak berharga, tidaklah mungkin Tuhan Yesus rela mengorbankan nyawaNya untuk menebus kehidupan kita. Jagalah dan peliharalah hidup ini dengan melakukan hal-hal yang benar dan berarti. Jangan melakukan hal yang sia-sia dan tidak berguna yang ujungnya adalah maut, supaya kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang "mencorat-coret" hidupnya dan tidak menghargai pengorbanan Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ampunilah aku karena tanpa kusadari aku sering merusak tubuhku yang adalah bait-Mu dengan pikiran, perkataan, perasaan dan perbuatan yang tidak berkenan pada-Mu. Penuhilah aku dengan Roh-Mu, sehingga aku dapat dipulihkan lagi sebagai biji mata-Mu yang berharga. Amin. (Dod).