Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Rabu, 14 Februari 2024 - Pelihara Kebiasaan Baik, buang yang jelek

Edisi Hari Rabu, 14 Februari 2024 - Pelihara Kebiasaan Baik, buang yang jelek

Published 2 years, 4 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 14 Februari 2024


Bacaan:

"Janganlah kamu sesat, pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." (1 Korintus 15:30)


Renungan:

Pada suatu hari seorang tua yang bijaksana berjalan melalui hutan bersama seorang muda yang terkenal tidak bertanggung jawab dan kepala batu. Orang tua itu menghentikan langkahnya, lalu menunjuk sebuah pohon yang masih kecil. "Cabutlah pohon itu," katanya. Segera pemuda itu membungkuk, dan hanya dengan dua jari saja ia dengan mudah dapat mencabut pohon itu. Setelah berjalan lebih jauh lagi, orang tua itu berhenti di depan sebuah pohon yang agak besar. "Coba cabut pohon ini," katanya. Sekali lagi pemuda itu menuruti perintahnya, namun kali ini dia menggunakan kedua tangannya dan dengan sekuat tenaga mencabut akar pohon itu. Akhirnya, mereka berhenti lagi di depan sebuah pohon yang sangat besar. "Sekarang, cabutlah pohon ini!" perintahnya lagi. "Wah, itu tidak mungkin !" protes pemuda itu. "Aku tidak dapat mencabut pohon sebesar ini. Untuk memindahkannya diperlukan sebuah buldoser." "Engkau benar sekali," Jawab orang tua itu. "Kebiasaan, entah baik ataupun buruk, sama seperti pohon-pohon itu. Kebiasaan yang belum berakar dalam, seperti pohon yang masih sangat kecil, dapat dicabut dengan sangat mudah. Kebiasaan yang akanya mulai mendalam seperti pohon yang sudah agak besar; untuk mencabutnya diperlukan usaha dan tenaga yang kuat. Kebiasaan yang sudah sangat lama dan telah berakar sangat dalam, akan sangat sulit mencabutnya. Jagalah dirimu agar kebiasaan yang sedang engkau tanamkan adalah kebiasaan-kebiasaan yang baik."

Mari selidikilah kebiasaan kita. Jangan biarkan kebiasaan buruk menjadi sebesar pohon, namun ketika masih sangat kecil segeralah cabut kebiasaan buruk itu, agar dikemudian hari tidak menimbulkan kesulitan bagi kita. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, telusurilah pikiran dan hatiku. Lepaskanlah pikiran-pikiran negatif dan luka-luka hatiku yang masih tersisa, agar tidak menjadi batu sandungan bagi pembentukan karakterku, sehingga dari hari ke hari karakterku semakin menyerupai karakter-Mu. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us