Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Kamis, 8 Februari 2024 - Imani dan Percaya, Mukjizat Terjadi
Description
Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 8 Februari 2024
Bacaan:
“Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Lukas 11:13)
Renungan:
Di dalam Injil Lukas, Yesus menyampaikan dua perumpamaan yang hampir sama tentang bagaimana Tuhan mendengarkan orang yang berdoa kepada-Nya. Perumpamaan pertama menceritakan tentang seseorang yang meminjam roti kepada tetangganya untuk menjamu sahabatnya yang sedang berkunjung ke rumahnya. Pada awalnya, tetangganya itu enggan untuk bangun dan memberikan rotinya, namun karena dia terus-menerus mengetuk pintunya, akhirnya dengan terpaksa tetangganya mau memberikan pinjaman roti kepadanya. Dalam perumpamaan yang lain diceritakan bahwa ada seorang hakim yang tidak takut akan Tuhan dan tidak menghormati siapapun. Suatu hari hakim tersebut bertemu dengan seorang janda yang memintanya untuk membela kasusnya. Meski awalnya hakim menolak membantunya, namun karena sang janda terus memohon kepadanya, akhirnya hakim memutuskan untuk mengabulkan kasus janda tersebut. Kedua perumpamaan ini sering diartikan bahwa seseorang harus berdoa dengan terus menerus memaksa kepada Tuhan agar Tuhan bosan mendengarkan keluh kesah kita dan akhirnya mengabulkan apa yang dimintanya. Faktanya tidak seperti itu. Tuhan berfirman, "Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga!" Tuhan sengaja membandingkan diri-Nya dengan Hakim yang jahat dan tetangganya yang menolak bangun untuk memberi roti bukan karena Tuhan seperti mereka, namun perumpamaan ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Tuhan jauh lebih baik dan lebih mengetahui apa yang baik bagi hidup kita. Tuhan tidak pernah harus mengabulkan permintaan kita dan kita tidak perlu memaksa Tuhan untuk melakukan apa yang kita inginkan. Tuhan tidak akan pernah menunda-nunda untuk menolong hamba-Nya yang berseru kepada-Nya.
Iman adalah kuncinya. Kita tidak boleh jemu-jemu untuk berdoa namun kita juga harus berjuang untuk bisa berserah diri dan menaruh harapan kita sepenuhnya kepada Tuhan. Dengan berserah dan memercayakan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan, maka kuasa Tuhan akan bekerja. Mujizat dan keajaiban akan selalu dinyatakan setiap waktu. Kita tidak hanya akan menerima yang terbaik bagi kita, bahkan Tuhan akan selalu memberikan lebih dari pada apa yang pernah kita pikirkan sebelumnya. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bertekun dalam doa setiap kali aku mengharapkan pertolongan-Mu. Aku percaya pertolongan-Mu selalu ada bagi setiap orang yang berharap pada-Mu. Amin. (Dod).