Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Kamis, 7 Desember 2023 - Mengingat kebaikan dan kasih Tuhan

Edisi Hari Kamis, 7 Desember 2023 - Mengingat kebaikan dan kasih Tuhan

Published 2 years, 6 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 7 Desember 2023


Bacaan:

Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang itu sudah tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" (Lukas 17:17-18)


Renungan:

Suatu ketika Universitas Northwestern memiliki seorang penyelamat yang menolong para penumpang kapal di Danau Michigan. Pada tanggal 8 September 1860, sebuah kapal mengalami kesulitan di dekat kampus itu dan seorang mahasiswa bernama Edward Spencer sendirian menyelamatkan seluruh penumpang yang berjumlah tujuh belas orang itu. Apa yang dilakukannya dalam peristiwa itu secara permanen merusak kesehatannya dan mengakibatkan ia menjadi tidak mampu melanjutkan studinya. Beberapa tahun kemudian, ketika ia meninggal, tidak seorang pun dari ketujuh belas orang yang dia selamatkan kembali untuk berterima kasih kepadanya.

Dalam bacaan hari ini diceritakan bahwa ada sepuluh orang kusta yang datang menemui Yesus. Mereka meminta belas kasihan-Nya untuk disembuhkan. Yesus menyuruh mereka memperlihatkan diri kepada imam-imam, namun sebelum mereka sampai, di tengah jalan mereka sudah tahir semua. Tapi sayangnya, hanya ada satu orang yaitu orang Samaria yang kembali pada Yesus untuk mengucapkan terima kasih. Kesembilan orang lainnya lupa dan tidak pernah kembali. Dari kisah ini kita belajar kalau orang Samaria, bangsa yang dikenal tidak percaya dan tidak mengenal Allah saja tahu untuk berterima kasih, tidak melupakan orang yang sudah menyembuhkannya, kita anak-anak-Nya seharusnya bisa melakukan hal yang lebih baik dari itu. Namun kenyataannya adalah kita yang justru banyak ditolong, malah yang paling sering melupakan-Nya. Kita hanya mengucapkan terima kasih satu kali, lalu ketika masalah datang kita benar-benar tidak ingat lagi bagaimana Allah sudah menolong dan memberkati kita. Ya, yang kita ingat hanyalah kesulitan dan ujiannya, tapi pertolongan-Nya kita lupakan.

Marilah kita belajar untuk menjadi pribadi yang lebih banyak mengingat kebaikan dan kasih setia Tuhan daripada mengingat hal-hal buruk yang pernah kita alami. Percayalah kalau kita termasuk bilangan orang-orang yang tahu berterima kasih, Allah akan menganugerahi kita berkat yang lebih besar lagi. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas setiap berkat yang telah kuterima dari-Mu. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us