Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Rabu, 15 November 2023 - Kata-kata yang memberkati
Description
Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 15 November 2023
Bacaan:
"Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan." (Amsal 12:18)
Renungan:
Seorang pria menderita kepahitan yang dalam selama bertahun-tahun terhadap salah seorang dosen, karena satu pernyataan yang diucapkan dosen tersebut. Suatu hari ketika pria tersebut sedang berbicara dengan pacarnya, mereka ditegur dengan sangat kasar oleh seorang dosen yang kebetulan lewat. Begitu melihat mereka berdua, dosen tersebut langsung mendatangi mereka dan berkata, "Saya muak melihat kalian berdua. Saya tidak bisa makan kalau melihat kalian berdua, mau muntah rasanya." Pria tersebut dan pacarnya begitu sakit hati sampai-sampai setiap kali dosen tersebut mengajar di kelas, mereka tidak mau mendengarkan. Semangat dan kemauan mereka untuk mengerjakan tugas-tugas dari mata kuliah yang sedang diajar dosen tersebut itupun juga hilang. Akhirnya mereka mendapat nilai yang begitu rendah dari mata kuliah tersebut. Hal itu bukan karena mereka bodoh tetapi karena kepahitan dalam hati mereka kepada dosen yang mengajarnya.
Banyak penderitaan batin dan kepahitan-kepahitan hidup itu berasal dari kata-kata yang keluar sesuka hati tanpa pertimbangan. Perkataan yang tidak diperhatikan sebelumnya, tanpa disadari dapat melemahkan, mematikan semangat, gairah bahkan spiritualitas orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum mengucapkan sebuah kalimat, teguran, nasihat atau gurauan apapun, tanyakan terlebih dahulu pada hati kita, apakah ada rasa damai di hati kita dengan mengucapkan hal tersebut? Apakah hati kita gelisah dan merasa tidak enak? Akankah ada seseorang yang hatinya terluka karena perkataan kita? Kalau hati kita tidak tenteram, tidak ada damai sejahtera untuk mengatakan hal seperti itu, tahan dulu, jangan lanjutkan bicara, renungkan lagi, dan berdoa kepada Tuhan memohon hikmat dari Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berikanlah aku hikmat dan kepekaan untuk selalu bisa membedakan kata-kata yang berguna dan kata-kata yang tidak berguna. Maafkan semua perkataanku yang telah menyakiti hati orang lain. Aku mohon pada-Mu untuk membungkus hati orang yang aku sakiti dengan cinta dan pengampunan-Mu. Amin. (Dod).