Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Jumat, 27 Oktober 2023 - Bekerja bersama orang lain
Description
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 27 Oktober 2023
Bacaan:
"Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja." (Amsal 30:24-28)
Renungan:
Kecil-kecil cabe rawit merupakan peribahasa Indonesia yang berarti meskipun kecil, tetapi pemberani meskipun kecil, tetapi memunyai kemampuan; meskipun kecil, tetapi cerdik. Sepadan dengan peribahasa di atas, Alkitab mencatat dalam bacaan di atas tentang binatang-binatang kecil dan lemah, tetapi cerdik sehingga hidupnya bisa dikatakan berhasil. Dikatakan, "Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas, pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu, belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur, cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja." Kecerdikan semut terlihat di dalam menyongsong hari depan mereka, yaitu dengan menyiapkan makanan di musim panas, sebab di musim dingin mereka akan kesulitan mendapatkan makanan. Tidak ada yang memimpin atau mengatur mereka, tetapi mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh. Kecerdikan pelanduk terlihat di dalam usaha mereka mendapatkan tempat tinggal yang aman, jauh dan tersembunyi dari binatang-binatang yang akan menyerang mereka. Lobang pada bukit batu adalah tempat yang cocok untuk mereka. Kecerdikan belalang terlihat di dalam kerja sama dan kerapian mereka ketika membentuk barisan yang menjadi semacam pasukan yang siap melahap gandum ataupun padi. Bagi manusia, khususnya para petani gandum ataupun padi, belalang seperti ini merupakan ancaman besar. Kecerdikan cicak terlihat ketika mereka sabar menanti mangsa mereka dan kemauan menggunakan kesempatan untuk berada di tempat- tempat yang tidak sembarang orang ataupun binatang lain bisa masuk.
Bukan suatu kebetulan kalau Tuhan menciptakan binatang-binatang dengan kecerdikan seperti itu. Maksud Tuhan ketika menciptakan binatang-binatang tersebut adalah supaya manusia bisa belajar dari mereka. Oleh sebab itu, marilah kita mempersiapkan diri untuk menyongsong masa depan kita dengan belajar dan bekerja dengan rajin serta hidup hemat. Kiranya kita peka terhadap bahaya-bahaya yang bisa menghancurkan hidup kita dan berusaha menjauhinya.
Marilah kita menjadi orang yang bisa bekerja sama dengan orang lain, sabar ketika harus menanti berkat Tuhan dan mau menggunakan kesempatan yang diberikan Tuhan secara maksimal. Dengan hidup seperti itu maka kita akan menjadi orang yang berhasil, tidak menggantungkan hidup kita kepada sesama sehingga tidak menjadi bahan hinaan orang lain. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk melakukan hal-hal yang membuat aku berhasil, sehingga aku bisa hidup mandiri, bahkan menjadi berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).