Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Jumat, 20 Oktober 2023 - Kata-kata yang memberi hidup

Edisi Hari Jumat, 20 Oktober 2023 - Kata-kata yang memberi hidup

Published 2 years, 7 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 20 Oktober 2023


Bacaan:

"Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati." (Amsal 15:4)


Renungan:

Aaron Dugmore, adalah seorang bocah berusia sembilan tahun yang ditemukan tewas tergantung di kamar tidurnya, di Birmingham, Inggris. Ibunya, Kelly-Marie Dugmore, mengatakan beberapa hari sebelum kematian putranya, Aaron pernah mengadu bahwa ia mengalami "bullying", yaitu gangguan berupa aniaya dan ejekan dari sekelompok gang anak-anak Asia di sekolahnya karena warna kulitnya yang putih. "Aaron terlihat terakhir kali di sekolah bersama teman-temannya. Dia diejek dan ditertawakan karena warna kulitnya yang putih. Hal ini membuat saya sangat kesal," kata ibunya. Mereka mengancam Aaron dengan pisau plastik sambil berkata, "Lain kali, ini akan jadi pisau sungguhan!" Aaron ditemukan oleh ibunya telah tergantung di rumahnya di Distrik Erdington, Birmingham, sekitar pukul enam sore pada tanggal 11 Februari 2013. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa ada dugaan kuat Aaron mengalami bullying yang menyebabkan ia frustrasi dan akhirnya gantung diri.

Bullying dapat membuat seorang anak merasa cemas dan ketakutan, sehingga memengaruhi konsentrasi belajar di sekolah dan membuat mereka menghindari untuk pergi ke sekolah. Bila terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, hal ini dapat memengaruhi penerimaan diri seorang siswa, meningkatkan isolasi sosial, memunculkan perilaku menarik diri, menjadikan anak yang rentan terhadap stres dan depresi, serta rasa tidak aman. Dalam kasus yang lebih ekstrem, bullying juga dapat mengakibatkan remaja berbuat nekat, seperti membunuh atau melakukan bunuh diri.

Terkadang, tanpa disadari dan disengaja, kita pernah melakukan bullying atau ejekan melalui canda terhadap orang lain. Pernahkah kita berpikir apa dampak canda kita bagi orang tersebut? Canda yang sifatnya ejekan dapat berpengaruh terhadap fisik maupun psikis orang yang kita ejek. Dampak fisik bisa berupa sakit kepala, sakit dada. Sedangkan dampak psikis bisa berupa rendah diri, sulit berkonsentrasi, sehingga terjadi penurunan nilai akademis, trauma, sulit bersosialisasi, hingga depresi, bahkan sampai menimbulkan kematian seperti halnya Aaron. Hal ini seharusnya membuat kita sadar, bahwa dalam bercanda pun harus ada aturan dan batasnya. Apabila canda kita sudah menyakiti hati orang lain, berarti kita sudah melakukan bullying terhadap orang tersebut. Manusia dapat merasa dihargai dan disanjung dengan kata- kata yang indah dan manis. Tetapi manusia juga dapat merasa dilecehkan dengan kata-kata yang merendahkan seseorang. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam bercanda! Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, ajarilah aku selalu untuk memerhatikan setiap ucapan yang keluar dari mulutku, terutama pada saat bercanda sehingga tidak menyakiti orang lain. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us