Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Senin, 25 September 2023 - Membangun relasi yang ramah dan hangat

Edisi Hari Senin, 25 September 2023 - Membangun relasi yang ramah dan hangat

Published 2 years, 8 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 25 September 2023


Bacaan:

"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32)


Renungan:

Ada pepatah berkata, "Lebih mudah membangun daripada mempertahankan." Pepatah ini menggambarkan hubungan atau relasi antar manusia, di mana untuk menjalin relasi dengan orang lain bukan hal yang mudah, tetapi justru lebih mudah untuk menghancurkan relasi tersebut. Kenyataannya memang untuk mempertahankan relasi itu cukup sulit, karena kebanyakan orang hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Hal inilah yang sering menjadi awal dari perpecahan.

Permasalahan inilah yang menjadi

keprihatinan Rasul Paulus terhadap orang-orang Kristen di Efesus. Relasi di dalam jemaat Efesus kala itu adalah relasi yang baru terbentuk sehingga memiliki resiko yang tinggi terhadap munculnya konflik dan perpecahan. Oleh sebab itu, Rasul Paulus menasihati mereka untuk membuang segala rasa sakit hati di antara satu dengan yang lain sebagai umat Tuhan. Dengan cara melandaskan hidup mereka dengan mengingat akan kasih Kristus yang telah berikan kepada mereka. Harapan Paulus dengan berlandaskan kasih Kristus, dapat terbangun keramahan untuk saling merangkul dan sikap saling mengampuni. Akhirnya dapat terwujud kehidupan bersama sebagai Tubuh Kristus.

Hal yang sama juga Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita sehari-hari. Membangun relasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan dsb, bukan hal mudah karena setiap orang mempunyai ego masing-masing, yang ingin dipenuhi egonya. Sebab itu ciptakanlah relasi yang dapat bertahan dan menyatu membentuk ikatan yang menghidupkan. Landaskan kehidupan ini dengan kasih Kristus, kasih yang mengajarkan keramahan dan saling memaafkan. Niscaya dengan demikian kita mampu. membangun relasi yang indah, termasuk dengan mereka yang di luar Kristus. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau begitu mengasihi aku sehingga Engkau mau menerimaku apa adanya. Ajarilah aku agar aku pun mampu memiliki kasih yang sama, agar aku dapat membagikannya kepada orang lain, sehingga merekapun dapat merasakan kasih dan penerimaan-Mu. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us