Episode Details

Back to Episodes
Edisi Hari Senin, 18 September 2023 - Selalu ada harapan bersamaNya

Edisi Hari Senin, 18 September 2023 - Selalu ada harapan bersamaNya

Published 2 years, 8 months ago
Description

Kencan Dengan Tuhan - Senin, 18 September 2023


Bacaan:

"Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi, yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa." (Ibrani 11:32-33)


Renungan:

Glenn Cunningham berumur delapan tahun ketika me- ngalami kecelakaan. Ia dan kakaknya yang bernama Floyd sedang menyalakan tungku pemanas ketika tiba-tiba tungku tersebut meledak dan menewaskan Floyd.. Glenn sedang berada di pintu sehingga ia selamat, tapi ketika menyadari bahwa Floyd masih di dalam, Glenn berlari masuk untuk menyelamatkannya, tetapi gagal. Kedua kakinya justru terbakar, sehingga menjadi lumpuh dan tidak bisa merasakan apa pun. Dokter menyarankan agar diamputasi, tapi ia menolak. Glenn yakin suatu saat nanti ia dapat berjalan lagi. Kedua kaki Glenn bengkok dan semua jari kaki kirinya hilang. Setelah perban dibuka, kedua orang tuanya bergiliran mengurut kakinya setiap hari meskipun tidak terlihat adanya perubahan. Beberapa bulan kemudian Glenn mencoba berdiri dan berjalan dibantu ayahnya. Glenn masih merasa kakinya lemah sehingga ia ingin menguatkan kakinya. Ia mulai berlari pada setiap kesempatan. Ia berlari ke sekolah, ia berlari ketika mengikuti paduan suara, ia berlari ke toko daging, ia berlari di lapangan, ia berlari mencari kayu bakar dan berlari pulang dengan kedua tangan penuh kayu. Ketika keluar rumah, ia memilih untuk berlari daripada berjalan. Lima tahun kemudian, ketika berumur 13 tahun, ia menjuarai pertandingan lari di Morton County Fair. Sejak itu ia sering mengikuti kejuaraan lari dan selalu menjadi pemenang. Glenn menjadi juara lari bukan karena kakinya kuat, tetapi dia menjadi juara karena ia berlari pada saat semua orang berjalan.

Glenn adalah contoh pribadi yang tidak berdiam dalam keterpurukannya. Dia bangkit dan mengalahkan ketidakmungkinan yang menyelubungi dirinya. Di dalam Alkitab kita mengenal tokoh yang juga tidak berdiam dalam keterpurukannya. Awalnya dia tidak diperhitungkan sama sekali oleh keluarganya, terlebih oleh sukunya. Dia adalah Yefta, putra Gilead dengan seorang pelacur kafir. Ketika dia diusir oleh keluarganya, dia menetap di Tob. Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang Israel, maka para tokoh masyarakat Gilead meminta Yefta menjadi komandan mereka. Singkat cerita Yefta memenangkan pertempuran dan menjadi hakim atas Israel selama 6 tahun. Kitab Ibrani mencatatnya sebagai salah satu teladan iman. Kita layak meneladani sikapnya yang pantang menyerah kepada keadaan. Yefta tidak meratapi nasibnya sebagai anak haram dan terhanyut dalam mengasihani diri sendiri. Yefta bangkit dari keterpurukan dan berhasil membalikkan keadaan. Mari dengan iman kita bangkit mengubah keterpurukan menjadi keberhasilan. Yakinlah Tuhan menyertai dan menopang perjalanan hidup kita hingga akhirnya Ia memberikan keberhasilan bagi kita. Tuhan Yesus memberkati.


Doa:

Tuhan Yesus, saat ini aku sedang berusaha bangkit dari keterpurukanku. Dampingilah aku dengan kuasa-Mu, sehingga aku dapat bangkit kembali untuk meraih keberhasilan yang baru bersama dengan Engkau. Amin. (Dod).

Listen Now

Love PodBriefly?

If you like Podbriefly.com, please consider donating to support the ongoing development.

Support Us