Episode Details
Back to Episodes
Edisi Hari Jumat, 15 September 2023 - Menjadi Teladan dan Meneladani Yesus
Description
Kencan Dengan Tuhan - Jumat, 15 September 2023
Bacaan:
"Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik." (3 Yohanes 1:11)
Renungan:
Manusia adalah makhluk peniru. Sejak lahir, kita belajar bicara, berjalan, melakukan sesuatu, dan lain-lain, meniru orang tua dan orang di sekitar kita. Semakin besar, hal itu terus berlanjut. Saat remaja, kita suka meniru artis idola atau orang dewasa lainnya. Saat bekerja atau berbisnis, kita meniru orang yang kita anggap sukses. Dalam memilih model pakaian atau rambut, kita juga meniru. Dalam belajar sesuatu, kita pun banyak meniru. Banyak orang juga punya keinginan bisa seperti si ini atau si itu. Lagi-lagi itu juga meniru
Tuhan tidak pernah melarang kita meniru. Tuhan tahu dan la pun menciptakan kita sebagai makhluk sosial yang belajar dengan saling meniru. Namun, firman Tuhan di 3 Yohanes 1:11 ini mengingatkan kita untuk selektif dalam meniru. "Tirulah hal yang baik, jangan yang jahat/buruk!" Demikian ayat ini berkata. Sederhana, tapi sangat penting diperhatikan. Ada banyak tokoh Alkitab juga peniru. Timotius adalah seorang peniru, tapi yang ia tiru adalah Lois, neneknya, Eunike, ibunya, dan kemudian Paulus. yang menjadi gurunya. Melalui nenek dan ibunya, Timotius belajar memiliki iman kepada Allah. Melalui Paulus, Timotius belajar meniru bagaimana bisa memberitakan ajaran Injil yang sehat dan bagaimana agar imannya dapat ia hidupi dengan sempurna. Paulus memang sosok yang patut ditiru. Meski demikian Paulus pun juga meniru, yaitu meniru teladan Kristus.
Marilah renungkan, siapa yang kehidupannya secara tidak sadar sudah kita tiru selama ini? Alangkah indahnya jika kita seperti Timotius, yang bisa menemukan sosok panutan yang tepat, yang kehidupannya berpadanan dengan teladan Kristus. Tapi, waspadalah jika kita ternyata lebih tergoda meniru sosok yang membuat kita memikirkan dan melakukan hal-hal yang salah, yang tidak sesuai teladan Kristus. Demikian pula, sadari juga bahwa bisa jadi ada orang yang juga meniru kita. Nah, apakah kita selama ini sudah memberikan teladan yang baik atau buruk? Itu kembali lagi dimulai dari siapa yang kita tiru dan teladani dalam hidup ini. Nah, semoga kita bisa meneladani yang
baik dan bisa menjadi teladan yang baik. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, mampukan aku untuk menjadikan Engkau sebagai idola hidupku, sehingga melalui kehadiranku banyak orang yang merasakan kasih-Mu dan merekapun pada akhirnya mampu mewartakan kasih-Mu itu kepada banyak orang. Amin. (Dod).